Madura Batik Festival di Sumenep Jadi Langkah Nyata Lestarikan Batik Khas Madura

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Sumenep Apresiasi Madura Batik Festival, Generasi Muda Diajak Jaga Warisan Budaya

Pemkab Sumenep Apresiasi Madura Batik Festival, Generasi Muda Diajak Jaga Warisan Budaya

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Workshop dan Pelatihan Membatik bertajuk Madura Batik Festival yang digelar Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud RI) di Pendopo Kraton Sumenep, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang melibatkan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan IPPNU Sumenep tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam menjaga eksistensi budaya lokal di tengah derasnya perkembangan era modern dan digitalisasi.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemkab Sumenep, Hizbul Wathan,SH, MH mengatakan, batik Madura bukan sekadar kain bermotif, melainkan simbol identitas budaya yang memiliki nilai sejarah dan kebanggaan masyarakat Madura, khususnya Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, pelibatan generasi muda dalam workshop membatik menjadi bagian penting untuk memastikan budaya lokal tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Anak muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga budaya daerah. Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap akan lahir generasi yang mencintai dan bangga terhadap budaya Madura,” kata Hizbul Wathan, SH, MH.

Eks Kabag Hukum Setdakab Sumenep itu menilai, kegiatan Madura Batik Festival bukan hanya menjadi ruang pelatihan keterampilan membatik, tetapi juga wadah edukasi budaya yang mampu membangun kesadaran generasi muda agar semakin mencintai warisan leluhur di tengah pengaruh budaya modern.

Sebanyak 100 pelajar dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep tampak antusias mengikuti workshop tersebut. Para peserta mendapatkan pembelajaran langsung mengenai sejarah, filosofi, hingga teknik membatik khas Madura dari Budayawan Madura H. Ibnu Hajar dan Owner Batik Rato, Busaki.

Baca Juga :  Bupati Sumenep : Dalam Tubuh yang Sehat Terdapat Jiwa yang Kuat

Sementara itu, Ketua Pelaksana Madura Batik Festival Kemenbud RI, Ach. Sayuthi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan budaya batik Madura melalui keterlibatan aktif generasi muda.

Menurutnya, regenerasi pembatik menjadi kebutuhan penting agar identitas budaya Madura tetap terjaga dan tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

“Pelatihan membatik ini menyasar anak-anak muda khususnya kalangan pelajar, sebab pembatik tentu butuh generasi yang melanjutkan supaya identitas dan budaya batik Madura tidak hilang,” ujar Sayuthi dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Madura Batik Festival. Pihaknya memastikan kegiatan pelestarian budaya tersebut akan terus dilanjutkan sebagai bentuk komitmen menjaga warisan budaya bangsa.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ikut mendukung atas terselenggaranya kegiatan Madura Batik Festival. Dan tentu, kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini saja, pada kegiatan berikutnya dalam rangka melestarikan batik kita lanjutkan,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Kemenbud RI berharap batik Madura tidak hanya tetap lestari, tetapi juga semakin dikenal luas sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia yang memiliki ciri khas dan nilai seni tinggi. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Akibat Curah Hujan Tinggi, Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Tidak Stabil

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU