JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Sumenep pada awal minggu pertama bulan suci Ramadhan 1445 masih relatif tinggi (mahal).
Meski demikian masyarakat tetap membeli kebutuhan pokok tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dari pantauan awak media di pasar tradisional Anom Sumenep, sejumlah kebutuhan pokok yang sebelumnya mengalami kenaikan hingga saat ini belum juga stabil.
Hal tersebut sudah tentu tidak hanya menyulitkan para konsumen, namun kondisi ini juga sangat mempengaruhi nilai penjualan dari para pedagang.
Muhammad, salah satu pedagang di pasar Anom Sumenep mengungkapkan kenaikan harga kebutuhan pokok seharusnya bisa normal di bulan Ramadhan.
“Namun sampai saat ini kondisinya tidak demikian, tetap tidak stabil sampai awal minggu pertama bulan Ramadhan 1445 H,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media, Minggu (17/03/2024).
Dirinya menduga, kemungkinan yang menyebabkan harga tidak stabil terjadi karena musim hujan yang akhir-akhir ini turun sehingga menghambat pengiriman bahan pokok ke pasar.
“Mulai awal puasa Sumenep sekitarnya sampai sekarang diguyur hujan, sehingga pengiriman bahan pokok juga tersendat. Itu mungkin yang menjadi harga tidak stabil,” tandasnya.
Sejumlah bahan pokok dengan harga cukup tinggi diantaranya, harga telur ayam Rp30 ribu per kg, cabai rawit mencapai Rp10 per kg dan ayam potong menjadi Rp50 per kg. (REDJAVA****)










