Langkah Terukur Dinsos P3A Sumenep Usai Penemuan Bayi di Kolor, Pastikan Penanganan Intensif dan Kejelasan Pengasuhan

- Redaksi

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasca Penemuan Bayi di Kolor, Dinsos P3A Sumenep Jamin Penanganan Medis hingga Kepastian Pengasuhan

Pasca Penemuan Bayi di Kolor, Dinsos P3A Sumenep Jamin Penanganan Medis hingga Kepastian Pengasuhan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Tangis bayi yang ditemukan warga di wilayah Kolor, Kabupaten Sumenep, menjadi awal dari respons cepat pemerintah daerah.

Dalam hitungan jam, langkah koordinatif langsung dilakukan guna memastikan keselamatan dan masa depan sang bayi.

Melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumenep, penanganan dilakukan secara terpadu, mulai dari aspek medis hingga perlindungan hukum dan sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, dr. R. Rahman Riadi, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat sejak menerima laporan penemuan bayi tersebut.

“Begitu kami menerima informasi, tim langsung turun melakukan pendampingan. Fokus utama kami adalah keselamatan bayi dan memastikan ia mendapatkan penanganan medis terbaik,” kata Rahman Riadi, Minggu (15/02/2026).

Pada 11 Februari 2026, bayi tersebut secara resmi diserahterimakan untuk mendapatkan perawatan intensif di ruang PICU RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Kondisi bayi saat itu membutuhkan observasi dan pengawasan medis lanjutan.

Baca Juga :  Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Lepas Peserta Oxygen Sunmori Funbike 2023

Sehari berikutnya, 12 Februari 2026, Dinsos P3A melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian serta manajemen rumah sakit guna memastikan proses penanganan berjalan sesuai prosedur dan kebutuhan bayi.

“Kami tidak bekerja sendiri. Koordinasi dengan kepolisian dan rumah sakit menjadi bagian penting agar penanganan medis dan proses hukumnya berjalan seimbang,” jelasnya.

Selain memastikan perawatan berjalan optimal, Dinsos P3A juga menerbitkan surat rekomendasi bayi terlantar sebagai dasar administratif untuk menjamin pembiayaan selama perawatan di rumah sakit.

Baca Juga :  Ketua DPD GMNI Jawa Timur Meminta Presiden dan Kapolri Lindungi Aktivis, Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

“Kami sudah mengeluarkan surat rekomendasi bayi terlantar. Ini penting agar seluruh biaya penanganan dapat diklaim sesuai aturan, sehingga bayi tidak terkendala secara administratif,” ungkap Rahman.

Menurutnya, kehadiran negara dalam situasi seperti ini tidak boleh setengah hati. Setiap anak, tanpa terkecuali, berhak atas perlindungan dan kehidupan yang layak.

“Anak adalah amanah. Dalam kondisi seperti ini, negara wajib hadir memberikan perlindungan penuh, baik secara medis, sosial, maupun hukum,” katanya.

Terkait pengasuhan ke depan, Dinsos P3A tengah membicarakan langkah lanjutan bersama aparat kepolisian. Opsi pertama adalah memastikan apakah keluarga inti bersedia dan mampu merawat bayi tersebut.

Namun apabila keluarga inti tidak memiliki niat atau kemampuan untuk mengasuh, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur melalui UPT PPSAB Sidoarjo untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami akan membicarakan secara serius dengan pihak keluarga. Jika keluarga inti tidak berniat atau tidak memungkinkan untuk merawat, maka kami akan koordinasikan ke UPT PPSAB Sidoarjo agar bayi tetap mendapatkan pengasuhan yang layak dan aman,” pungkas Rahman.

Kasus penemuan bayi di Kolor ini menjadi pengingat bahwa perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab keluarga, melainkan tanggung jawab bersama.

Baca Juga :  Anugerah Inovasi Daerah 2025, Bupati Fauzi: Momentum Sumenep Menjadi Pelopor Perubahan

Pemerintah Kabupaten Sumenep memastikan setiap langkah yang diambil mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak, agar masa depan bayi tersebut tetap terjaga. (REDJAVA/$$$)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU