Langkah Preventif, TPID Sumenep Intensif kan Pengawasan Beras Oplosan

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Sumenep Dadang Dedy Iskandar

Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Sumenep Dadang Dedy Iskandar

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus memantau perkembangan isu beras oplosan yang belakangan mencuat di sejumlah media elektronik nasional.

Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan untuk menjaga stabilitas harga dan keamanan pangan masyarakat di wilayah Kabupaten Sumenep.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ditemukan indikasi praktik pengoplosan beras di wilayah Sumenep.

Baca Juga :  MAULID NABI YANG HARAM

Namun, upaya antisipatif tetap dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam melindungi konsumen dan menjaga kestabilan distribusi pangan.

“Kami sudah menjadwalkan pemantauan langsung ke sejumlah pasar dan pengusaha beras, baik yang menjadi binaan Bulog maupun instansi terkait lainnya. Ini sebagai langkah preventif agar isu serupa tidak terjadi di Sumenep,” kata Dadang pada Rabu (16/7/2025).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa TPID akan tetap melakukan pengawasan aktif meskipun belum ada laporan resmi mengenai adanya praktik curang tersebut di daerah setempat.

“Apabila di kemudian hari ditemukan pelanggaran, TPID bersama unsur Polres, Kejaksaan, dan Kodim akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dadang juga mengimbau para pelaku usaha, khususnya yang berada dalam binaan Bulog dan dinas terkait, untuk menjunjung tinggi etika usaha dan tidak melakukan praktik merugikan seperti pengoplosan beras. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Owner PT BMG Khairul Umam dan Tokoh Agama se-Kabupaten Pamekasan Resmikan BMC-RI

Berita Terkait

Mahasiswa Uniba Madura Rilis Film Horor Budaya “Bisikan Luhur”, Angkat Adab dan Kearifan Lokal di Tengah Modernisasi
Semai Literasi ke Pelosok Desa, Perpusling Dispusip Sumenep Sambangi MDT Al Hasni Awwaliyah
Peringati 1 Muharram 1448 H, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Serukan Semangat Perubahan
Anwar Syahroni Yusuf: Kebersihan Berawal dari Diri Sendiri dan Menjadi Tanggung Jawab Bersama
PGRI Sumenep dan Kadisdik Sepakat Jaga Kondusivitas Pendidikan di Tengah Dualisme Organisasi
Respons Cepat Bencana, Pemkab Sumenep Salurkan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran Dusun Kalompang
Bazar Literasi dan Batik Lebatu SDN Lenteng Barat I Sumenep Tuai Apresiasi, Lahirkan Generasi Kreatif dan Berdaya Saing
BLT DD Ekstrem Desa Gayam Cair, Penerima Stroke Terima Bantuan Rp900 Ribu di Rumah

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 22:31 WIB

Mahasiswa Uniba Madura Rilis Film Horor Budaya “Bisikan Luhur”, Angkat Adab dan Kearifan Lokal di Tengah Modernisasi

Senin, 15 Juni 2026 - 22:05 WIB

Semai Literasi ke Pelosok Desa, Perpusling Dispusip Sumenep Sambangi MDT Al Hasni Awwaliyah

Senin, 15 Juni 2026 - 21:08 WIB

Peringati 1 Muharram 1448 H, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Serukan Semangat Perubahan

Senin, 15 Juni 2026 - 19:19 WIB

Anwar Syahroni Yusuf: Kebersihan Berawal dari Diri Sendiri dan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Senin, 15 Juni 2026 - 18:19 WIB

PGRI Sumenep dan Kadisdik Sepakat Jaga Kondusivitas Pendidikan di Tengah Dualisme Organisasi

Berita Terbaru