Langkah Perdana KI Sumenep: Transparansi Total, Target Kabupaten Informasi 2026

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisioner KI Kabupaten Sumenep, Ahmad Ainol Harri Usai dilantik oleh Bupati Sumenep di Pendopo Agung Keraton Sumenep

Komisioner KI Kabupaten Sumenep, Ahmad Ainol Harri Usai dilantik oleh Bupati Sumenep di Pendopo Agung Keraton Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Belum genap sepekan usai dilantik, Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep langsung tancap gas. Lembaga pengawal keterbukaan informasi publik itu secara tegas mencanangkan target besar: menjadikan Sumenep sebagai Kabupaten Informasi pada awal 2026.

Komisioner KI Kabupaten Sumenep, Ahmad Ainol Harri, menyebut langkah tersebut sebagai komitmen awal untuk memperkuat hak publlik atas informasi sekaligus membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Komisi Informasi tidak boleh hanya dikenal sebagai lembaga penyelesai sengketa. Peran utama kami adalah memastikan hak masyarakat atas informasi benar-benar terpenuhi,” kata Horri saat dikonfirmasi, Selasa (27/1).

Horri menekankan, keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan amanat undang-undang yang harus dipahami sejak awal oleh seluruh badan publik. Menurutnya, pemahaman yang utuh akan menjadi kunci utama untuk mencegah munculnya sengketa informasi.

“Jika sejak awal badan publik memahami prinsip keterbukaan, sengketa itu sebenarnya bisa dihindari. Karena itu, fokus kami ke depan adalah edukasi dan pencegahan,” ujarnya.

Owner media online Jejak.co.id itu mengakui, praktik keterbukaan informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, Horri tidak menutup mata bahwa masih terdapat celah yang perlu dibenahi secara serius.

“Kami melihat ada kemajuan nyata. Informasi publik sekarang jauh lebih mudah diakses masyarakat, meskipun tetap ada ruang perbaikan yang harus kita dorong bersama,” katanya.

Horri juga memberikan apresiasi terhadap kepengurusan KI periode sebelumnya yang dinilai telah meletakkan fondasi penting bagi terbukanya akses informasi publik di Kabupaten Sumenep.

“Fondasi yang dibangun oleh kepengurusan sebelumnya sangat membantu. Itu menjadi modal awal bagi kami untuk melangkah lebih jauh,” ungkapnya.

Untuk memastikan kepatuhan badan publik, KI Sumenep akan mengedepankan pendekatan persuasif dengan memperkuat sinergi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga :  KI Sumenep Gas Pol Sambut HKIN, Matangkan Strategi Keterbukaan Informasi ke Jawa Timur

Dirinya menegaskan, keterbukaan informasi hanya akan berjalan efektif apabila KI diposisikan sebagai mitra strategis, bukan sekadar lembaga pengawas.

“Keterbukaan informasi akan efektif jika Komisi Informasi dipandang sebagai mitra dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, bukan sebagai ancaman,” tegasnya.

Sebagai bagian dari edukasi publik, Horri mengingatkan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mengajukan pengaduan ke Komisi Informasi apabila permohonan informasi tidak ditanggapi badan publik dalam waktu 14 hari kerja.

Baca Juga :  Bangkai Ikan Paus Sepanjang 10 Meter Ditemukan di Perairan Masalembu

Ia berharap, keterbukaan informasi ke depan tidak lagi dipahami sebagai beban, melainkan menjadi budaya bersama di Kabupaten Sumenep.

“Tujuan akhir kami jelas: Sumenep sebagai Kabupaten Informasi, di mana semua lapisan masyarakat dapat mengakses informasi publik secara adil dan bertanggung jawab,” pungkas Horri. (REDJAVA/$$$)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru