JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok terus digencarkan.
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep bersama Bulog Madura resmi membuka “Warung Teras” di Pasar Anom Baru, Kamis (16/04).
Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan minyak goreng kemasan (Minyakita) dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan ini, Minyakita dijual langsung sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan, yakni Rp 13.700 per liter.
Kehadiran Warung Teras TPID ini tidak hanya sebagai sarana distribusi, tetapi juga menjadi pusat monitoring inflasi dan ketersediaan pangan strategis di daerah.
Kepala Bidang Perdagangan, Idam Khalif, mewakili Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep, menyampaikan bahwa respon warga sangat positif.
Terbukti dalam kurun waktu satu jam saja, puluhan karton Minyakita berhasil ludes terjual.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Dalam satu jam pertama saja tercatat transaksi mencapai 20 hingga 30 karton. Ini membuktikan bahwa kehadiran pemerintah sangat dinanti,” kata Idam, Kamis (16/04/2026).
Lebih lanjut dijelaskan, program ini memiliki misi utama mengendalikan inflasi, menjamin ketersediaan stok, serta menstabilkan harga di pasar.
Tidak hanya berhenti di Pasar Anom, ke depannya layanan serupa akan diperluas hingga ke pasar-pasar tradisional di tingkat kecamatan.
“Kedepannya kami tidak hanya fokus di sini, tapi akan merambah ke pasar tradisional di wilayah kecamatan. Kami hadir untuk melindungi masyarakat dari harga yang melambung, dengan tagline Bismillah Melayani,” tegasnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan rantai distribusi pangan berjalan lancar tanpa kendala. (REDJAVA****)









