JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Batalyon Infanteri 931/Ksatria Joko Tole (Yonif 931/KJ) Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesiapan tempur dan profesionalisme prajurit melalui penguatan struktur organisasi yang solid, terintegrasi, dan adaptif terhadap dinamika tugas di lapangan.
Komando batalyon saat ini dipimpin oleh Mayor Inf. Aditya Danang selaku Komandan Batalyon (Danyon). Di bawah kepemimpinannya, Yonif 931/KJ terus berbenah dengan menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kesiapsiagaan operasional satuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Struktur organisasi yang kuat menjadi fondasi utama dalam memastikan setiap prajurit mampu menjalankan tugas secara optimal dan profesional,” tegas Mayor Aditya kepada media ini, Selasa (31/03/2026).
Dalam menjalankan roda komando, Danyon didampingi oleh Kapten Inf. Richy Wahyu Prakoso sebagai Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon). Peran Wadanyon dinilai krusial dalam mengoordinasikan pelaksanaan tugas harian sekaligus menjaga ritme kerja satuan agar tetap efektif, disiplin, dan terarah.

“Sinergi antara pimpinan dan seluruh jajaran menjadi kunci utama dalam membangun kekompakan dan kesiapan pasukan. Meski saat ini kekuatan personel baru mencapai 50 persen dari kebutuhan ideal, hal tersebut bukanlah hambatan, melainkan tantangan yang harus dicapai bersama,” ujar Wadanyon Kapten Richy.
Di level operasional, kekuatan Yonif 931/KJ ditopang oleh para Komandan Kompi (Danki) yang menjadi ujung tombak pelaksanaan tugas di lapangan.
Saat ini, terdapat lima kompi yang telah terbentuk dan dipimpin oleh perwira berpengalaman, yakni:

– Danki Zeni/Konstruksi: Kapten CZI Acep
– Danki Medis/Kesehatan: Kapten CKM Bambang Purwanto
– Danki Senapan A: Lettu Inf. Supriyadi
– Danki Senapan B: Kapten Inf. Muhammad Horni
– Pasipers: Kapten Inf. Habib Ghafur
Para Danki memiliki peran strategis dalam membina prajurit, meningkatkan kemampuan tempur, serta memastikan kesiapan personel dalam setiap penugasan, baik operasi militer perang maupun selain perang.
“Di tingkat kompi, kepemimpinan menjadi sangat menentukan. Para Danki harus mampu menjadi teladan sekaligus penggerak utama bagi anggotanya,” ujar salah satu perwira di lingkungan Yonif 931/KJ.
Dengan struktur komando yang semakin lengkap dan terorganisir, Yonif 931/KJ diyakini mampu menjawab berbagai tantangan tugas ke depan, mulai dari menjaga stabilitas keamanan wilayah hingga mendukung agenda strategis TNI AD di tingkat nasional.
Penguatan organisasi ini menjadi bukti bahwa Yonif 931/KJ tidak hanya mengedepankan kekuatan fisik semata, tetapi juga membangun manajemen satuan yang profesional, modern, dan responsif dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (REDJAVA****)










