JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kolaborasi cepat antara petugas Terminal Arya Wiraraja Sumenep dan Terminal Purabaya (Bungurasih) Surabaya berhasil mengungkap sekaligus menyelamatkan seorang anak yang sebelumnya dilaporkan hilang dari Kabupaten Sumenep.
Anak tersebut diketahui bernama Asraf Nabiul Awal, warga Desa Tenonan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.
Ia sempat dilaporkan hilang sejak pagi hari sebelum akhirnya ditemukan di kawasan Terminal Purabaya (Bungurasih) pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Penemuan bermula saat petugas Terminal Purabaya melihat seorang anak yang mondar-mandir tanpa tujuan jelas di area terminal.
Karena tidak didampingi orang dewasa, petugas kemudian melakukan pendekatan dan pendataan.
Dari hasil pemeriksaan awal, anak tersebut diketahui berasal dari Sumenep dan diduga hendak pergi menuju Bojonegoro. Temuan ini langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi cepat ke petugas di daerah asal.
Setelah dilakukan penelusuran, dipastikan bahwa Asraf merupakan anak yang telah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak pagi hari.

Petugas kemudian memfasilitasi kepulangan anak tersebut menggunakan bus menuju Sumenep dengan koordinasi lintas terminal hingga akhirnya tiba dengan selamat.
Setibanya di Sumenep, Asraf langsung dibawa ke Terminal Arya Wiraraja Sumenep dan diserahkan kepada orang tuanya yang telah menunggu dengan penuh kecemasan.
Kasatpel Terminal Arya Wiraraja Sumenep, Handoko Imam Hanafi, membenarkan peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa kolaborasi antarterminal menjadi kunci utama keberhasilan penanganan kasus ini.
“Begitu kami menerima informasi dari Terminal Purabaya, kami langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dan pengecekan dengan pihak keluarga,” ujar Handoko Imam Hanafi kepada media ini, Sabtu (11/04/2026).
Pihaknya menambahkan, sinergi lintas terminal sangat penting dalam penanganan kasus darurat seperti orang hilang, terutama anak-anak.
“Alhamdulillah berkat kerja sama yang baik, anak bisa segera ditemukan dan kembali ke keluarga dalam keadaan selamat,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan orang tua serta pentingnya kolaborasi cepat antarinstansi dalam menjaga keselamatan anak di ruang publik. (REDJAVA****)










