JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya percepatan dan pemerataan layanan administrasi kependudukan terus diperluas hingga ke tingkat desa. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiraraja (Unija) berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumenep menghadirkan layanan administrasi kependudukan jemput bola di Desa Sogian, Kecamatan Ambunten.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja unggulan KKN Universitas Wiraraja, sekaligus mencerminkan sinergi strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan publik dasar bagi masyarakat pedesaan.
Dalam pelaksanaannya, Disdukcapil Sumenep bersama mahasiswa KKN Unija membuka empat jenis layanan utama, yakni perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), penerbitan Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Seluruh layanan dilakukan langsung di desa untuk memangkas hambatan jarak, waktu, dan biaya yang kerap dihadapi warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator jemput bola Disdukcapil Kabupaten Sumenep, Untung Ari Triyanto, menilai kolaborasi ini efektif dalam meningkatkan jangkauan pelayanan administrasi kependudukan.
“Kolaborasi dengan mahasiswa KKN Universitas Wiraraja sangat membantu perluasan layanan kami. Pendekatan jemput bola memungkinkan masyarakat memperoleh dokumen kependudukan secara lebih cepat, mudah, dan efisien,” kata Untung disela-sela kegiatan.
Menurutnya, peningkatan kepemilikan dokumen kependudukan juga berdampak langsung pada akurasi data penduduk yang menjadi basis berbagai kebijakan publik, mulai dari penyaluran bantuan sosial hingga layanan kesehatan dan pendidikan.
Sementara itu, Koordinator Kelompoknya Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiraraja, Ach. Fadhail, menegaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai bentuk pengabdian mahasiswa yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan kehadiran mahasiswa KKN benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui layanan administrasi kependudukan ini, warga tidak perlu datang jauh ke kantor Disdukcapil, dan antusiasme masyarakat Desa Sogian menunjukkan kebutuhan layanan seperti ini sangat besar,” jelas Ach. Fadhail.
Antusiasme warga terlihat sejak awal kegiatan berlangsung. Masyarakat dari berbagai kalangan memanfaatkan momentum layanan terpadu ini untuk melengkapi serta memperbarui dokumen kependudukan yang sebelumnya belum terurus.
Melalui sinergi antara Universitas Wiraraja dan Disdukcapil Kabupaten Sumenep, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi kependudukan semakin meningkat, sekaligus memastikan hak setiap warga negara atas identitas kependudukan yang sah dapat terpenuhi secara merata hingga ke wilayah pedesaan. (REDJAVA/$$$)









