JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Mahasiswa Universitas Annuqayah Guluk-Guluk Posko 16 menggelar Bakti Sosial (Baksos) bersih-bersih sungai di sungai Nung Cangkelek Barak Rubaru, Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, Ahad (15/09/2024).
Dalam kegiatan ini, KKN Universitas Annuqayah Guluk-Guluk menggandeng Pemerintah Desa (Pemdes) Rubaru, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Forkopimka Rubaru, Komunitas Sahabat Alam dan masyarakat disekitar sungai.
“Giat Bakti Sosial (Baksos) ini wujud kepedulian generasi muda pada lingkungan, sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya,” kata Barratun Naqiyah, MPdi, Dosen Penanggung Jawab KKN Merdeka Universitas Annuqayah Posko 19 kepada media ini, Senin (16/09/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan Baksos ini menurut Barratun Naqiyah MPdi mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap I dilaksanakan pada tanggal 6 September dan untuk tahap ke II pada tanggal 15 September 2024 kemarin.
“Bakti Sosial (Baksos) ini kegiatannya melakukan pembersihan atau pengangkatan sampah dari sungai, kemudian pengangkutan sampah menggunakan truk ke TPA di Sumenep yang dihasilkan oleh Dinas Lingkungan Hidup,” terangnya.
Mahasiswa KKN Universitas Annuqayah Guluk-Guluk Posko 16 bersama semua elemen yang terlibat juga melakukan pemasangan Plang Warning larangan membuang sampah di sungai Nung Cangkelek Rubaru serta Larangan Plang Undang-Undang yang mengaturnya.
Sementara itu, Ketua KKN Universitas Annuqayah Guluk-Guluk Posko 16, Hayatun Noroein memaparkan dalam kegiatan ini berkat kolaborasi pihaknya dengan Pemdes Rubaru, DLH, Forkopimka Rubaru dan Komunitas Sahabat Alam Sumenep.
“Tujuan Bakti Sosial (Baksos) adalah menciptakan agar sungai Nung Cangkelek di Desa Rubaru ini menjadi bersih, sehat dan nyaman khususnya bagi warga masyarakat sekitar,” paparnya.
Dirinya berharap melalui kegiatan ini diharapkan semua masyarakat khususnya yang ada di sekitar sungai bisa menjaga keseimbangan ekosistem sungai untuk keberlangsungan hidup semua makhluk hidup di sekitarnya.
“Bakti sosial ini, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi atau edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah dan pentingnya merawat dan menjaga kebersihan disekitar sungai,” tandasnya. (REDJAVA****)










