Kibarkan Bendera Hitam, BEM UTM sebagai Bentuk Keprihatinan Situasi Demokrasi

- Redaksi

Jumat, 9 Februari 2024 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa UTM Saat Mengibarkan Bendera Hitam Sebagai Bentuk Keprihatinan Situasi Demokrasi Indonesia Saat Ini

Mahasiswa UTM Saat Mengibarkan Bendera Hitam Sebagai Bentuk Keprihatinan Situasi Demokrasi Indonesia Saat Ini

JAVANETWORK.CO.ID.BANGKALAN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trunojoyo Madura mengibarkan bendera hitam sebagai bentuk keprihatinan terhadap situasi demokrasi saat ini.

Selain mengkritisi demokrasi, BEM KM UTM juga menggunakan atribut payung hitam, (nuansa hitam) sebagai bentuk perlawanan terhadap pihak yang merusak keharmonisan dan kekondusifan Pemilu 2024.

Acara yang dikemas dengan seruan moral dan pernyataan sikap demokrasi tanpa intervensi dari pihak manapun.

Mahasiswa berkumpul di taman kampus rektorat guna menyampaikan sikap dan aspirasi keprihatinan yang sedang dialami bangsa dan negara Indonesia.

Menurut Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Trunojoyo Madura, Mohammad Anis Anwari menyampaikan dalam situasi seperti ini mahasiswa harus hadir untuk mengingatkan lebih intens kepada penguasa.

Baca Juga :  Suasana Haru Selimuti Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi dan Istri Sampaikan Pesan Persaudaraan

“Agar nalar kekuasaan bisa dijalankan dengan lebih sehat dan bersih,” kata Mohammad Anis Anwari lewat pesan WhatsAppnya, Jum’at (09/02/2024).

Mahasiswa kelahiran Desa Talang Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep ini juga berharap akan terus muncul perbaikan situasi politik kenegaraan yang kondusif menuju Pemilu 2024.

Ia juga menegaskan gerakan ini murni gerakan moral untuk meluruskan demokrasi dan atas dasar keresahan mahasiswa melihat situasi negeri dan dipastikan tidak ada yang menungganginya.

Baca Juga :  Resmikan Pataka Dipta Prakasha, Irwasum Polri : Resapi dan Jadikan Pedoman Agar Hasil Kerja Bermanfaat bagi Masyarakat

“Oleh karena itu, jika ada pihak yang kemudian mengatakan kegiatan ini tidak bermakna. Maka dengan jelas kami pastikan gerakan ini penting disuarakan, demi perbaikan kondisi demokrasi bangsa ini,” pungkasnya. (REDJAVA/Mohammad Anis Anwari***)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU