Ketua Muslimat NU Sumenep, Mendorong Pendidikan Parenting Terlaksana Di Pondok Pesantren

- Redaksi

Senin, 7 Maret 2022 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Sumenep Bersama Ketua Umum PBNU

Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Sumenep Bersama Ketua Umum PBNU

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP,  – Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Sumenep dan By Nyai Nusantara mendorong pendidikan parenting untuk anak-anak mulai digalakkan di lingkungan pondok pesantren, Senin 7 Maret 2022.

Pendidikan parenting sendiri diketahui merupakan pendidikan berbasis keluarga dengan upaya dilaksanakan oleh keluarga memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia.

Pendidikan parenting juga disebut kegiatan belajar secara mandiri terhadap anak usia dini berbasis keluarga.

“Muslimat NU dan Bu Nyai Nusantara sepakat untuk adanya pendidikan parenting di pesantren,” kata Ketua PC Muslimat NU Sumenep, Nyai Hj Dewi Khalifa SH, MH seusai acara Simposium Peradaban NU, Sabtu 5 Maret 2022 kemarin.

Dipilihnya pesantren sebagai gerakan awal terbentuknya pendidikan parenting ini, kata Nyai Eva, karena selama 24 jam aktivitas belajar para santri bisa dipantau. selain itu, di pesantren juga terdapat sarana dan prasarana yang cukup memadai dan komplit.

Baca Juga :  Hari Tani Nasional: Wabup Sumenep Tekankan Inovasi Pertanian sebagai Kekuatan Ekonomi Daerah

“Pesantren adalah pusat studi agama yang sesuai untuk melaksanakan pendidikan parenting. kami sangat mendorong itu,” ujar Nyai Eva yang kini juga menjabat Wakil Bupati Sumenep.

Sebab itu, pihaknya berharap menjelang satu abad Nahdlatul Ulama (NU) diharapkan seluruh komponen yang ada di NU baik Banom maupun yang lain bisa meneguhkan diri membangun karakter bangsa lewat pendidikan parenting sejak dini.

Baca Juga :  Halalbihalal Dipopulerkan Oleh Salah Satu Pendiri NU, KH Wahab Chasbullah

Terutama, kata Nyai Eva, titik tekannya adalah generasi milenial yang saat ini sudah mulai terkontaminasi dengan pemahaman kurang baik akibat pluralisme dan multikulturalisme.

Tujuannya, agar mereka bisa menyaring dan membangun mental islami dengan karakter akhlaqul karimah.

“Artinya, pendidikan parenting ini bisa menjadi landasan utama. pada akhirnya, akan tercipta generasi yang berakhlakul karimah,” harap Nyai Eva, menutup keterangan.

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU