Hari Tani Nasional: Wabup Sumenep Tekankan Inovasi Pertanian sebagai Kekuatan Ekonomi Daerah

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim Saat Memberikan Sambutan di Acara Festival dan Bazaar Hari Tani Nasional di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (24/09/2025)

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim Saat Memberikan Sambutan di Acara Festival dan Bazaar Hari Tani Nasional di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (24/09/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Peringatan Hari Tani Nasional 2025 di Kabupaten Sumenep tak sekadar seremoni. Festival yang digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (24/9/2025), menghadirkan energi baru bagi sektor pertanian, sekaligus meneguhkan tekad pemerintah daerah, petani, akademisi, dan pelaku usaha untuk bersama-sama memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, menegaskan bahwa pertanian merupakan tulang punggung ekonomi lokal sekaligus pilar utama ketahanan pangan nasional. Karena itu, peringatan Hari Tani harus menjadi pijakan untuk perencanaan konkret dan aksi nyata, bukan sekadar seremoni tahunan.

“Festival ini jangan berhenti sebagai seremoni, tetapi harus menjadi titik tolak kebangkitan pertanian di Kabupaten Sumenep. Pertanian yang mandiri dan modern hanya bisa terwujud bila semua pihak berpartisipasi aktif,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Festival bertema “Menggerakkan Ekonomi Lokal dengan Meningkatkan Inovasi Produk Pertanian sebagai Kekuatan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan” ini diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep bersama BEM Fakultas Pertanian Universitas Wiraraja (Unija). Sejak siang hingga malam, suasana Pendopo Agung dipenuhi semangat para petani dari 20 kecamatan yang menampilkan hasil unggulannya, mulai dari produk segar hingga olahan bernilai tambah.

Baca Juga :  AWAS Berbagi Puluhan Sembako kepada Kaum Dhuafa, Semarakkan HUT RI ke-79

Kiai Imam Hasyim yang hadir langsung meninjau stand bazar menyampaikan kekagumannya atas capaian para petani Sumenep. Menurutnya, geliat pertanian kini tak lagi hanya berputar di pasar lokal, tetapi telah menembus pasar modern bahkan ekspor.

“Ternyata petani di Sumenep luar biasa. Ada hasil tani, seperti bawang merah, yang sudah diekspor ke Belanda. Bahkan beberapa produk olahan sudah masuk ke jaringan minimarket nasional seperti Indomaret,” ungkapnya dengan bangga.

Capaian ini, lanjut Kiai Imam, tidak hanya memperluas akses pasar, tetapi juga berpotensi menekan angka kemiskinan. Semakin banyak kelompok tani yang mampu menghasilkan produk bernilai ekspor, semakin besar pula peluang peningkatan ekonomi keluarga petani.

Baca Juga :  Upaya Persit KCK Kodim 0827/Sumenep Dalam Lestarikan Baju Adat Leghe

Namun, Wabup menegaskan, keberhasilan pertanian modern tidak bisa berjalan sendiri. Perlu ada fasilitasi dari pemerintah, salah satunya melalui dukungan DKPP Sumenep dalam memberikan label halal pada produk pertanian dan olahan, sehingga mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Petani yang mau berinovasi adalah aset besar. Mereka bukan hanya menjaga ketahanan pangan, tetapi juga membuka jalan menuju pertanian berdaya saing dan modern,” tegasnya.

Di balik semua capaian itu, pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi petani, mulai dari pelatihan, fasilitasi permodalan, hingga akses pasar yang lebih terbuka. Namun, Imam mengingatkan, kesuksesan membangun pertanian tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah.

“Pertanian maju membutuhkan kolaborasi antara petani, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat. Festival ini harus menjadi semangat baru membangun pertanian Sumenep yang lebih produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Festival Hari Tani Nasional 2025 di Sumenep bukan hanya menjadi perayaan, melainkan sebuah harapan. Harapan bahwa petani tidak lagi dipandang sebagai kelompok pinggiran, melainkan aktor utama yang menggerakkan roda ekonomi lokal, bahkan membawa nama Sumenep harum di kancah global. (REDJAVA****) 

Baca Juga :  Dirgakkum Korlantas : Polri Turunkan 1.438 Personil Polantas Kawal Pergerakan Tamu VIP-VVIP KTT IAF ke-2 di Bali

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU