JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Jembatan penghubung antar desa di Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, ambruk dan memutus akses mobilisasi masyarakat.
Yaitu jembatan penghubung antara Desa Jukong-Jukong dan Desa Torjek di kawasan perhutani.
Atas kejadian tersebut Danposramil 18 Kangayan Peltu Suprianto didampingi Babinsa respon cepat turu ke lokasi bantu memperbaiki jembatan yang ambruk.
Tidak hanya sendiri Camat Kangayan, para Kades setempat dan warga ikut memperbaiki secara swadaya menggunakan balok kayu jati dan menguruknya dengan batu gunung.
Danposramil 18 Kangayan Peltu Suprianto mengatakan penyebab jembatan yang menjadi penghubung empat desa itu ambruk akibat intentistas curah hujan yang tinggi mengakibatkan jembatan ambruk.
Tak hanya itu, jembatan tersebut juga menjadi akses utama masyarakat setempat, selain antar Desa juga sebagai penghubung antar Kecamatan yaitu Kangayan – Arjasa.
“Jembatan ini kami perbaiki bersana secara swadaya bersama camat, Kades dan masyarakat untuk mempermudah akses antar Desa bahkan antar Kecamatan,” ungkapnya. Rabu (19/4/2023).
Pihaknya mengatakan perbaikan jembatan tersebut bersifat sementara. Oleh, karenanya ia menghimbau kepada masyarakat sekitar agar berhati-hati disaat melintasinya.
“Perbaikan ini sitafnya sementara belum permanen, jadi masyarakat harap lebih berhati-hati melintasinya, dan kita semua berharap nantinya dari pihak Dinas Pekerjaan Umum bisa di permanenkan menggunakan besi dan beton,” tutup Peltu Suprianto. (REDJAVA/PENDIM)












