Kepala BNN : Tiga Bulan Berturut-turut, BNN Sita Ratusan Kilogram Narkoba dan Tangkap 30 Pengedar

- Redaksi

Rabu, 9 November 2022 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN RI Komjen Polisi Petrus Richard Golose dan Barang Bukti Yang Berhasil Diamankan

Kepala BNN RI Komjen Polisi Petrus Richard Golose dan Barang Bukti Yang Berhasil Diamankan

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – BNN bersinergi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil mengungkap tujuh kasus peredaran gelap narkotika dan satu kasus clandestine laboratorium selama tiga bulan terakhir.

Dari pengungkapan ini berhasil mengamankan 30 tersangka dan sejumlah barang bukti narkotika, mulai dari sabu, ganja, hingga pil ekstasi. Total barang sitaan tersebut mencapai ratusan kilogram

Baca Juga :  Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur DIY Periode 2022-2027

“Adapun bukti narkotika yang kami sita terdiri dari 354,63 kilogram sabu, 197,41 kilogram ganja, 105.630 butir dan 451 gram ekstasi,” jelas Kepala BNN, Komjen. Pol. Petrus Richard Golose, Rabu (09/11/22).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kepala BNN, barang bukti ratusan kilogram narkoba berbagai jenis itu didapatkan dari delapan kasus peredaran narkotika yang berbeda-beda.

Baca Juga :  Tim Survei Akreditasi FKTP Polri Kunjungi Klinik Pratama Polres Sumenep, Ini Harapan Kapolres Edo

Tujuh kasus jaringan internasional dan satu pengiriman ganja jaringan lokal.

“Hampir sebagian besar kasus sabu yang diungkap merupakan jaringan Malaysia. Sementara ratusan kilogram ganja dikirim oleh jaringan asal Aceh,” jelasnya.

Komjen. Pol. Petrus Richard Golose menjelaskan, dari pengungkapan itu, sebanyak 30 orang ditangkap petugas gabungan dari sejumlah wilayah.

Baca Juga :  CCTV Bongkar Modus Terpal, Pencurian Kotak Amal Masjid di Paberasan Terungkap

Penangkapan 30 orang tersangka itu merupakan hasil operasi yang digelar sejak bulan September hingga awal November 2022.

“Masuknya narkotika ke Indonesia karena masa pandemi Covid-19 yang mulai membaik. Apalagi, banyak tempat hiburan sudah kembali beroperasi. Sehingga permintaan kembali meningkat,” jelas Kepala BNN.(REDJAVA/FRN****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU