Keluh Kesah Masyarakat Sumenep Akibat Listrik Padam Tiap Hari

Sabtu, 5 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

JAVANETWORK. CO.ID. SUMENEP – Beragam keluhan masyarakat terkait adanya pemadaman listrik bergilir di Kabupaten Sumenep terus mencuat ke permukaan. Tak hanya menceritakan kesulitan akibat listrik padam di warung-warung kopi, di media sosial (Medsos) seperti Facebook dan WhatsApp acap kali ditemukan status/story warga yang mengeluh.

Seperti yang dialami Ali Wafa (31), warga Desa Parsanga Kecamatan Kota Sumenep. Menurut pria yang memiliki usaha Laundry itu, pihaknya merasa sangat dirugikan akibat padamnya listrik yang hampir setiap hari.

Dirinya mengaku, tak sedikit pelanggan yang kecewa dan komplain kepadanya akibat cucian tak kunjung kering. Lebih dari itu ada juga sebagian pelanggan Laundry-nya yang marah-marah karena cucian tak bisa diambil sesuai jadwal.

“Cuaca tidak menentu, untuk mengeringkan pakaian harus menggunakan mesin pengering, berhubungan setiap hari listrik padam, cucian numpuk tak kering-kering,” keluhnya. Kamis (03/3/22).

Baca Juga :  Kemenag Sumenep Gelar Pelatihan Excellent Service untuk Petugas Front Office PTSP

“Listrik padam berjam-jam, pelanggan komplain saya akui salah, sudah kena hujan masih kena marah, kepala jadi pusing badanpun ikutan sakit,” kelakar Ali Wafa di WhatsApp story’-nya.

Keluhan rasa kecewa serupa juga disampaikan Imam Suhairi, dalam unggahan akun Facebooknya dirinya mengaku merasa kecewa akibat listrik padam. Ia menilai, pemadaman listrik bergilir tebang pilih. Dimana, pemadaman listrik di desa dan di perkotaan menurutnya tidak sama.

“Lebih banyak di pedesaan yang sering padam, kalau di desa itu padamnya lebih lama, berjam-jam,” tulis dia di akun Facebooknya.

Uniknya, Imam Suhairi bahkan hafal jadwal padamnya listrik selama sepekan belakangan ini. Dalam akun Facebooknya ia mencatat, sudah 4 (empat) malam terakhir listrik di tempat tinggalnya terjadi pemadaman.

Baca Juga :  Aksi 11 April, Aliansi Mahasiswa Sumenep Duduki Kantor DPRD

“Malam ke-1 : pukul 20.30 – 20.45 lalu 20.45-22.00, Malam kedua 19.00-01.30, malam ketiga 16.00-21.02, malam ke empat 16.00-21.00 WIB belum nyala” tulisnya merinci.

Sementara itu manajer unit layanan pelanggan perusahaan listrik negara (ULP PLN) Sumenep Regin Herico Ludi Sunu mengungkapkan, gangguan pasokan listrik di Kabupaten Sumenep akibat adanya gangguan penghantar 150 kV Ujung – Bangkalan. Gangguan tersebut menyebabkan kehilangan beban sebesar 73,35 MW dan mengakibatkan padam di beberapa wilayah Pulau Madura.

Menurut dia, PLN telah berupaya mengatasi gangguan listrik. Namun pihaknya tidak dapat berbuat banyak, sebab pusat layanan PLN di Pulau Madura ada di PLN UP3 Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga :  Warga Digegerkan Dengan Temuan Benda Asing Mirip Meriam Di Desa Marengan Daya

Kata dia, sebagai langkah percepatan penormalan pasokan listrik di Madura, PLN Unit Induk Transmisi (UIT) Jawa Timur dan Bali membentuk tim Emergency Recovery System sebanyak 40 personel dari UPT Surabaya, UPT Gresik, dan UPT Probolinggo untuk mempercepat eksekusi penormalan di SKTT 150 KV Ujung – Bangkalan.

Tak hanya itu, PLN juga melakukan koordinasi antar unit induk seJawa Bali, mendatangkan 87 unit genset dengan kapasitas 5600,6 kVA dari Jakarta Raya, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Bali. Mobilisasi genset telah dilakukan. Ada sekitar 80 operator genset yang dikerahkan untuk percepatan penormalan pasokan listrik.(*)

Berita Terkait

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:02 WIB

Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79

Berita Terbaru