JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dua peristiwa mengejutkan dalam dua hari terakhir mengguncang Kabupaten Sumenep. Mulai dari kebakaran toko pisang goreng di jantung Kota Sumenep hingga seekor biawak besar yang masuk ke pekarangan rumah warga di Kalianget. Laporan darurat itu langsung masuk ke SiLaPor 112 Sumenep dan ditangani cepat oleh tim reaksi lapangan.
Insiden pertama terjadi pada Jumat malam (19/9/2025) pukul 19.37 WIB. Seorang warga bernama Azmi melapor bahwa sebuah toko pisang goreng di Jalan HOS Cokroaminoto, Desa Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep terbakar. Api sempat membuat panik warga sekitar sebelum akhirnya tim pemadam kebakaran Satpol PP diterjunkan ke lokasi.
“Begitu laporan kami terima, personel langsung kami kerahkan dengan armada damkar. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan sehingga tidak menjalar ke bangunan lain,” ungkap Sugiyanto, Kabid Damkar Satpol PP Sumenep, kepada wartawan, Jumat malam.
Belum selesai kehebohan itu, dua hari berselang (Minggu, 21/9/2025) pukul 08.46 WIB, warga kembali digegerkan dengan laporan dari Aidi, warga Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget. Ia melaporkan seekor biawak berukuran besar masuk ke halaman rumahnya, tepat di sebelah selatan kantor PT Garam. Tim evakuasi segera dikerahkan untuk mengamankan satwa liar tersebut.
“Kasus evakuasi hewan liar juga cukup sering dilaporkan warga. Kami sigap melakukan penanganan agar tidak menimbulkan bahaya, apalagi jika hewan masuk ke pemukiman,” jelas Sugiyanto menambahkan.
Lebih jauh Sugik sapaan akrabnya menegaskan, keberadaan SiLaPor 112 adalah bukti komitmen pemerintah dalam memberikan respon cepat terhadap kondisi darurat masyarakat.

“Layanan ini gratis dan siap 24 jam. Masyarakat jangan ragu melapor, baik untuk kebakaran, kecelakaan, bencana, hingga evakuasi hewan buas. Kami akan bergerak cepat,” tegasnya.
Dua peristiwa yang nyaris bersamaan ini pun menjadi perbincangan hangat di warung kopi hingga media sosial. Warga ramai membicarakan bagaimana toko pisang goreng legendaris bisa dilalap api, sementara di sisi lain biawak muncul di pemukiman padat.
Kecepatan penanganan Satpol PP dan Damkar Sumenep membuat publik semakin yakin bahwa SiLaPor 112 adalah garda terdepan pelayanan darurat di Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)













