JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Gerakan solidaritas sosial kembali menggema di Kabupaten Sumenep. Kita Berbagi Sosial (KBS) Sumenep menyalurkan santunan kepada anak yatim dan piatu di Dusun Dangka, Desa Giring, Kecamatan Manding, Ahad (25/1/2026).
Aksi kemanusiaan ini tidak sekadar berbagi, tetapi menegaskan bahwa kepedulian sosial masih hidup dan nyata di tengah masyarakat.
Total donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp9.236.491, disalurkan dalam bentuk uang saku, paket sembako, perlengkapan pendidikan, serta konsumsi untuk anak-anak penerima manfaat.
Ketua KBS Sumenep, Akhmad Sahruddin, S.H., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian bersama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin memastikan anak-anak yatim dan piatu tidak merasa sendirian. Kegiatan ini adalah pesan bahwa mereka memiliki saudara, memiliki harapan, dan memiliki masa depan yang harus kita jaga bersama,” ujar Akhmad Sahruddin kepada media ini, Senin (26/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, KBS menyalurkan beragam bantuan, di antaranya uang saku untuk 25 anak, paket beras, gula, minyak goreng, kecap, mi instan, susu, hingga perlengkapan sekolah seperti buku tulis, buku gambar, papan ujian, pensil, dan crayon. Selain itu, anak-anak juga menerima nasi kotak, kue, snack, serta air mineral.
Menurut Akhmad, KBS tidak ingin berhenti pada angka dan simbol seremonial semata, melainkan menghadirkan kebermanfaatan yang benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Nilai donasi bukan soal besar atau kecil, tetapi tentang keikhlasan dan keberlanjutan. Kami ingin bantuan ini benar-benar menyentuh kebutuhan dasar anak-anak,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para donatur dan relawan yang telah mempercayakan amanah sosialnya melalui KBS Sumenep.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan tim relawan. Tanpa kolaborasi dan kepercayaan publik, gerakan sosial seperti ini tidak mungkin berjalan,” ungkapnya.
Lebih jauh, Akhmad menekankan bahwa KBS Sumenep akan terus memperluas jangkauan kegiatan sosial, tidak hanya untuk anak yatim dan piatu, tetapi juga kelompok masyarakat rentan lainnya di berbagai wilayah Sumenep.
“KBS akan terus hadir sebagai jembatan kebaikan. Kami ingin membangun ekosistem kepedulian yang berkelanjutan, agar semangat berbagi menjadi budaya, bukan sekadar momentum,” pungkasnya.
Kegiatan santunan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan. Wajah ceria anak-anak penerima manfaat menjadi bukti bahwa kepedulian sosial, sekecil apa pun, mampu menghadirkan kebahagiaan dan harapan baru. (REDJAVA/$$$)










