Kasus Asusila Oknum ASN Terus Tuai Kecaman, Aktivis Perempuan Sumenep Bersuara Lantang

Selasa, 3 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok Aktivis Perempuan Sumenep, Arita Aprilicyana

Sosok Aktivis Perempuan Sumenep, Arita Aprilicyana

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kasus tindak pidana asusila terhadap anak berinial T (13) yang melibatkan seorang ibu kandungnya sendiri inisial E dan oknum Kepala SDN Kalianget Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus menuai kecaman.

Diberitakan sebelumnya, korban awal mula di iming-imingi akan dibelikan sepeda motor Vespa Matic oleh pelaku yang tak lain adalah ibu kandungnya sendiri berprofesi sebagai guru ASN di lingkungan Disdik Sumenep.

Namun tanpa sepengetahuan korban T, kemudian pelaku E dengan sengaja dan tanpa dia sadari telah memperdagangkan anak kandungnya sendiri kepada oknum kepala SDN berinisial J.

Baca Juga :  HUT ke-80 RI, Ratusan Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi Umum dan Dasawarsa: 2 Orang Langsung Bebas

Atas kejadian tersebut, Aktifis perempuan Sumenep, Arita Aprilicyana mengaku sangat prihatin dan menyatakan oknum Kepala Sekolah itu seharusnya menjadi penjaga moral dan teladan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Tindakan yang dilakukan kedua oknum guru ASN itu sudah tidak bermoral. Dan itu pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia,” kata Arita Aprilicyana dengan suara lantang kepada awak media, Selasa (04/09/2024).

Arita juga meminta Kadisdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, SSos, MSi untuk mengambil sikap tegas perilaku kedua oknum guru ASN di lingkungan Dinas Pendidikan Sumenep.

“Kedua oknum ASN tersebut harus diberi sanksi pemecatan tidak secara hormat sehingga nantinya menjadi stop terapy bagi ASN yang lain di lingkungannya,” ujar aktivis berparas cantik itu menuturkan.

Lebih lanjut, Aktivis Perempuan Sumenep, Arita Aprilicyana mengapresiasi langkah cepat Satreskrim Polres Sumenep yang telah berhasil mengamankan kedua oknum ASN pelaku tindak pidana asusila.

“Saya apresiasi kinerja Polres Sumenep, selain saya berharap agar dapatnya pelaku diberikan hukuman yang setimpalnya dan seadil-adilnya sesuai dengan undang-undang yang berlaku di negara kita Indonesia ini,” harapnya.

Dirinya berharap kasus ini menjadi pelajaran dan peringatan keras bagi semua pihak untuk lebih waspada dan proaktif dalam memberikan perlindungan hak-hak semua orang, khususnya peserta anak didik, baik di lingkungan sekolah ataupun diluar sekolah.

“Anak-anak itu sebagai generasi penerus bangsa yang harus diayomi dan dilindungi. Jangan sampai dibiarkan aset bangsa itu menjadi korban dari tindakan keji dan tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Hadapi Era Digital, MUI Sumenep Bekal Da’i Ilmu Personal Branding
Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Pastikan Data Tak Ada Hubungannya dengan Pajak
Danrem Bhaskara Jaya Tegaskan MANTAP Jadi Pedoman Tugas Prajurit Kodim Sumenep
Cuaca Sumenep Stabil, BMKG Ingatkan Risiko Dehidrasi dan Gelombang Laut
Diskop UKM Sumenep Perketat Pengawasan, Pastikan Koperasi Berjalan Sesuai Aturan
Sulaisi Perkuat Fondasi APSI Lewat Konsolidasi Nasional dan Literasi Digital
Disdik Sumenep Bangga, Meisye Sri Angraini Sumbang Medali Perunggu di O2SN Jawa Timur
Terima Kunjungan Danrem 084/Bhaskara Jaya, Bupati Sumenep Tegaskan Pentingnya Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:58 WIB

Hadapi Era Digital, MUI Sumenep Bekal Da’i Ilmu Personal Branding

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:36 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Pastikan Data Tak Ada Hubungannya dengan Pajak

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:59 WIB

Danrem Bhaskara Jaya Tegaskan MANTAP Jadi Pedoman Tugas Prajurit Kodim Sumenep

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:08 WIB

Cuaca Sumenep Stabil, BMKG Ingatkan Risiko Dehidrasi dan Gelombang Laut

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:58 WIB

Diskop UKM Sumenep Perketat Pengawasan, Pastikan Koperasi Berjalan Sesuai Aturan

Berita Terbaru