JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumenep lewat Komisi Pendidikan, Kaderisasi dan Pengkajian menggelar Sekolah Dakwah bagi para da’i dan tokoh agama, Kamis (2/7) di Aula Al-Ikhlas Kemenag Sumenep.
Kegiatan ini diikuti puluhan peserta dari pengurus MUI, penyuluh agama, serta berbagai organisasi keagamaan setempat dengan tema: “Personal Branding Untuk Tokoh Agama: Mengemas Pesan Dakwah Yang Relevan Bagi Generasi Z”.
Sekretaris MUI Sumenep sekaligus Ketua Panitia, KH. Musthafa, menekankan pentingnya metode dakwah yang beradaptasi dengan zaman.
“Dakwah Islam kini harus dikemas secara kreatif dan memanfaatkan media sebagai sarana utama agar pesan yang disampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh masyarakat luas, khususnya kalangan muda.” kata KH. Musthafa.
Sementara itu, Ketua MUI Sumenep, KH. Moh. Sholeh A. Rahman, menilai program ini sebagai langkah strategis penguatan kualitas para da’i.
“Sekolah Dakwah adalah program prioritas MUI untuk mendukung tugas dakwah para tokoh agama. Semoga kegiatan yang penuh hikmah ini senantiasa membawa manfaat yang besar dan keberkahan bagi seluruh peserta yang hadir.” ujarnya.
Sisi lain, Kepala Kemenag Sumenep, KH. Abdul Wasid, yang menjadi pemateri, menyoroti perlunya pendekatan komunikasi yang tepat sasaran.
“Tokoh agama wajib membangun citra diri yang baik serta menyampaikan pesan dengan bahasa yang relevan dan mudah dipahami, sehingga dakwah mampu menyentuh hati dan pikiran Generasi Z di era digital saat ini.” jelasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen MUI Sumenep melahirkan da’i yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga piawai berkomunikasi dan membangun citra positif di tengah masyarakat.












