JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Hal ini disampaikan Ketua Umum Fast Respon Agus Flores, Kamis malam (9/6) di Ciliitan Jakarta Pusat.
Ada informasi beberapa daerah tidak mampu membersihkan persoalan pertambangan tanpa Izin (PETI) dan enggan membuat police lines di wilayah tambang ilegal, salah satu solusi ditawarkan FRN adalah ganti Kapoldanya dengan Kapolda yang lebih kuat dan Pro Masyarakat.
” Satu solusi, Kapolri ganti Kapoldanya , dengan Kapolda yang kuat dan Pro masyarakat,” tegas Agus Flores.
Agus juga memerintah kepada rekan kerjanya 500 Pemimpin Redaksi, untuk menyuruh staf redaksi ditugaskan melakukan peliputan soal PETI di Indonesia.
” Soal tambang ilegal atensi Presiden Jokowi, tolong penegak hukum serius,” tegasnya.(REDJAVA/FRN)****












