JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Razqa Nayla Asshidiqqi, seorang remaja perempuan berusia 17 tahun dengan keterbatasan tidak bisa mendengar atau tunarungu, memberi lukisan kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi.
“Buat Nayla, seorang polisi itu sangat terlihat gagah dengan seragamnya dan kendaraannya. Seperti superhero yang bisa melindungi anak-anak disabilitas,” kata Nayla dalam keterangannya, Sabtu (31/12/2022).
Nayla mendapatkan kesempatan untuk membuat lukisan Kapolri Jenderal Polisi Drs styo Sigit Prabowo MSi hanya dari coretan orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia merupakan siswi dari SLBB Pangudi Luhur, Jakarta Barat. Nayla juga merupakan peserta Police Art Festival 2022 (PAF) di Taman Ismail Marzuki (TIM) beberapa waktu lalu. Pada hari pertama penyelenggaraan PAF, Nayla diminta untuk melukis coretan dari Kapolri.
“Nayla agak bingung karena belum pernah sebelumnya,” ujar Nayla.
Pada malam harinya, Nayl bersama ibunya mencari tahu apa itu coretan yang bisa menjadi lukisan. Karena tidak bisa mendengar, jadi penjelasan yang dibutuhkan adalah keterangan visual.
Akhirnya, sang ibu mendapatkan foto coretan dari orang nomor satu di Polri di dalam lukisan tersebut. Nayla kembali bertanya kembali kepada ibunya siapa polisi yang memberi coretan dalam lukisan.
Setelah memperhatikan foto Kapolri, yang ada dibenaknya untuk melukisnya. Keesokan harinya setelah mendapat kanvas yang ada coretan Jenderal Sigit, dilanjutkannya dengan menjadi gambar bunga, kemudian melukis sosok sang jenderal itu.
Nayla mengaku senang bahwa bisa melukis dari coretan Kapolri. Lukisan itu diserahkan langsung oleh Nayla kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi di Mabes Polri, Sabtu (31/12/2022).
“Lukisan diserahkan langsung oleh adik Nayla kepada bapak Kapolri sebelum acara Rilis Akhir Tahun (RAT) 2022,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo.
(REDJAVA/FRN****)









