JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Dalam momentum peringatan World Book Day atau Hari Buku Sedunia yang jatuh pada 23 April 2025, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sumenep AKBP Rivanda S.I.K. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sumenep, Ny. Diah Rivanda, menyampaikan pesan penuh makna yang menggugah semangat literasi masyarakat. Lewat sebuah pamflet elegan yang dirilis secara resmi oleh Humas Polres Sumenep, AKBP Rivanda menekankan pentingnya membaca sebagai jalan menuju pencerahan dan kemajuan bangsa.
“Tetaplah terus membaca dan menjelajahi dunia melalui halaman-halaman yang penuh petualangan,” tulis AKBP Rivanda dalam pesan peringatannya yang memikat dan penuh refleksi.
Pamflet yang menampilkan potret sang Kapolres dalam balutan seragam dinas lengkap berdampingan dengan Ny. Diah Rivanda dalam busana khas Bhayangkari, menjadi simbol kolaborasi antara institusi dan keluarga besar Polri dalam mendukung budaya literasi di tengah masyarakat. Di bagian tengah, sebuah ilustrasi buku terbuka yang memancarkan semangat dan imajinasi anak-anak menjadi simbol bahwa membaca bukan sekadar aktivitas, tetapi juga perjalanan menuju dunia tanpa batas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Buku bukan sekadar tumpukan kertas. Ia adalah senjata peradaban. Membaca adalah melawan kebodohan, melawan hoaks, melawan apatisme. Literasi adalah fondasi ketahanan bangsa,” tegas AKBP Rivanda.
Dalam kesempatan ini, Polres Sumenep juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan membaca sebagai gaya hidup. Peringatan Hari Buku Sedunia menjadi titik pijak dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan berwawasan luas di tengah derasnya arus digital dan informasi yang tak selalu benar.
Tak hanya menyampaikan imbauan, Kapolres Rivanda juga mendorong instansi pemerintah, lembaga pendidikan, serta komunitas literasi untuk bersinergi mewujudkan Kabupaten Sumenep sebagai kabupaten literat di Madura. Ia percaya, melalui literasi, nilai-nilai toleransi, empati, dan kecintaan terhadap tanah air bisa dipupuk sejak dini.
“Jika ingin Sumenep hebat dan Indonesia kuat, mulai dari satu hal sederhana: baca buku. Dari situlah kesadaran tumbuh, dari situ pula perubahan bermula,” ujar Ny. Diah Rivanda, Ketua Bhayangkari Cabang Sumenep, mendampingi pernyataan suaminya.
Peringatan Hari Buku Sedunia tahun ini diharapkan menjadi momentum kolektif untuk menghidupkan kembali semangat membaca di rumah, sekolah, kantor, bahkan di ruang-ruang publik. Kapolres Sumenep menutup pesannya dengan ajakan yang menggetarkan:
“Mari kita bangun negeri ini, satu buku, satu pembaca, dan satu gagasan pada satu waktu.” (REDJAVA/Humas****)









