Kapal Tak Lagi Berlayar: Harapan Warga Kepulauan pun Terombang-ambing

- Redaksi

Sabtu, 3 Mei 2025 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KWK H. Syafiudin

Ketua KWK H. Syafiudin

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di antara debur ombak dan desir angin laut Madura, sebuah harapan perlahan karam bersama kapal yang tak lagi berlayar.

PT Sumekar Line, yang dahulu dielu-elukan sebagai jembatan emas bagi warga kepulauan di Kabupaten Sumenep, kini mendadak lumpuh.

Penyebabnya bukan badai, melainkan keterlambatan gaji yang menyesakkan: delapan bulan tanpa kepastian untuk para awaknya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini memantik kepedihan kolektif masyarakat pulau, yang selama ini menggantungkan denyut kehidupan pada transportasi laut tersebut.

Lebih dari sekadar moda angkut, Sumekar Line adalah nafas ekonomi, penghubung keluarga, dan penjaga peradaban pulau-pulau kecil yang jauh dari sorotan.

Baca Juga :  Ramadhan Berbagi: Kemenag Sumenep Tebar Berkah untuk Kaum Dhuafa

Di tengah gejolak itu, Ketua Komunitas Warga Kepulauan (KWK), H. Safiudin, SH., MH., angkat bicara dengan ketenangan seorang penyelaras gelombang.

Dari kediamannya, ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas krisis yang melanda.

“Kami tidak sedang mencari siapa yang salah. Kami sedang mencari siapa yang peduli. Kapal ini adalah simbol harapan bagi warga kepulauan. Ketika ia berhenti, maka berhentilah roda kehidupan di pulau-pulau kami.” katanya, Sabtu (03/05/2025).

H. Safiudin tidak berdiri sendiri. KWK telah menjalin komunikasi intensif dengan DPRD Sumenep, mendorong langkah konkret dan solutif.

Baca Juga :  163 CJH Status Cadangan Dilepas Bupati Fauzi di Halaman Kantor Pemkab Sumenep

Namun, sorotan utamanya tetap pada upaya perbaikan struktural manajemen perusahaan agar kejadian ini tidak menjadi siklus luka yang berulang.

“Kami paham, para karyawan pun manusia. Delapan bulan tanpa gaji bukan sekadar hitungan angka, tapi luka nurani. Mereka tidak menolak berlayar karena enggan bekerja, tetapi karena hak mereka tertambat di dermaga ketidakpastian,” tuturnya.

Akibat macetnya operasional Sumekar Line, para pedagang dan pelaku usaha di kepulauan kini menanggung beban ganda: biaya logistik membengkak dan ritme distribusi terganggu.

Baca Juga :  Lomba Acareta di Sumenep, Tradisi Bertutur yang Hidup di Tengah Era Digital

Tak sedikit dari mereka terpaksa mengurangi stok bahkan menutup usaha sementara.

“Kami tak ingin menyalahkan. Kami hanya ingin didengarkan. Saat masyarakat pulau menangis, mestinya seluruh daratan ikut mendengar.” tegasnya.

Kini, yang dibutuhkan bukan sekadar janji pemulihan, melainkan keberanian untuk menghadirkan solusi yang menyentuh akar.

Pemerintah daerah, direksi perusahaan, dan seluruh elemen terkait didesak turun tangan dengan langkah terukur, cepat, dan manusiawi.

“Jangan biarkan kapal harapan ini terus tertambat karena kelalaian kita bersama,” pungkas H. Piu, sapaan akrabnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU