Kapal Tak Lagi Berlayar: Harapan Warga Kepulauan pun Terombang-ambing

Sabtu, 3 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KWK H. Syafiudin

Ketua KWK H. Syafiudin

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di antara debur ombak dan desir angin laut Madura, sebuah harapan perlahan karam bersama kapal yang tak lagi berlayar.

PT Sumekar Line, yang dahulu dielu-elukan sebagai jembatan emas bagi warga kepulauan di Kabupaten Sumenep, kini mendadak lumpuh.

Penyebabnya bukan badai, melainkan keterlambatan gaji yang menyesakkan: delapan bulan tanpa kepastian untuk para awaknya.

Kondisi ini memantik kepedihan kolektif masyarakat pulau, yang selama ini menggantungkan denyut kehidupan pada transportasi laut tersebut.

Lebih dari sekadar moda angkut, Sumekar Line adalah nafas ekonomi, penghubung keluarga, dan penjaga peradaban pulau-pulau kecil yang jauh dari sorotan.

Baca Juga :  Hadiri dan Ikuti, Pemdes Paberasan Gelar JJS Dilepas Bunda Paud, Nia Kurnia Fauzi

Di tengah gejolak itu, Ketua Komunitas Warga Kepulauan (KWK), H. Safiudin, SH., MH., angkat bicara dengan ketenangan seorang penyelaras gelombang.

Dari kediamannya, ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas krisis yang melanda.

“Kami tidak sedang mencari siapa yang salah. Kami sedang mencari siapa yang peduli. Kapal ini adalah simbol harapan bagi warga kepulauan. Ketika ia berhenti, maka berhentilah roda kehidupan di pulau-pulau kami.” katanya, Sabtu (03/05/2025).

H. Safiudin tidak berdiri sendiri. KWK telah menjalin komunikasi intensif dengan DPRD Sumenep, mendorong langkah konkret dan solutif.

Baca Juga :  Malam Anugerah Inovasi Daerah 2024, Bupati Fauzi Inovasi Harus Berkelanjutan, Jangan Bersifat Temporer

Namun, sorotan utamanya tetap pada upaya perbaikan struktural manajemen perusahaan agar kejadian ini tidak menjadi siklus luka yang berulang.

“Kami paham, para karyawan pun manusia. Delapan bulan tanpa gaji bukan sekadar hitungan angka, tapi luka nurani. Mereka tidak menolak berlayar karena enggan bekerja, tetapi karena hak mereka tertambat di dermaga ketidakpastian,” tuturnya.

Akibat macetnya operasional Sumekar Line, para pedagang dan pelaku usaha di kepulauan kini menanggung beban ganda: biaya logistik membengkak dan ritme distribusi terganggu.

Baca Juga :  PENGEDAR SABU DI TALANGO DITANGKAP DIRUMAHNYA, POLISI SITA 2 GRAM BARANG BUKTI

Tak sedikit dari mereka terpaksa mengurangi stok bahkan menutup usaha sementara.

“Kami tak ingin menyalahkan. Kami hanya ingin didengarkan. Saat masyarakat pulau menangis, mestinya seluruh daratan ikut mendengar.” tegasnya.

Kini, yang dibutuhkan bukan sekadar janji pemulihan, melainkan keberanian untuk menghadirkan solusi yang menyentuh akar.

Pemerintah daerah, direksi perusahaan, dan seluruh elemen terkait didesak turun tangan dengan langkah terukur, cepat, dan manusiawi.

“Jangan biarkan kapal harapan ini terus tertambat karena kelalaian kita bersama,” pungkas H. Piu, sapaan akrabnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Disdik Sumenep Bangga, Meisye Sri Angraini Sumbang Medali Perunggu di O2SN Jawa Timur
Terima Kunjungan Danrem 084/Bhaskara Jaya, Bupati Sumenep Tegaskan Pentingnya Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:21 WIB

Disdik Sumenep Bangga, Meisye Sri Angraini Sumbang Medali Perunggu di O2SN Jawa Timur

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:59 WIB

Terima Kunjungan Danrem 084/Bhaskara Jaya, Bupati Sumenep Tegaskan Pentingnya Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Berita Terbaru