Kampung Tangguh Sejati: Menyatukan Hati Lewat Silaturahmi dan Kreativitas di Malam Minggu

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kampung Tangguh Sejati (KTS) Abdul Hadi

Ketua Kampung Tangguh Sejati (KTS) Abdul Hadi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam dinamika kehidupan masyarakat modern yang kian cepat dan individualistis, semangat kebersamaan sering kali tergerus oleh kesibukan masing-masing.

Namun, berbeda dengan apa yang dilakukan oleh sekelompok warga yang tergabung dalam komunitas Kampung Tangguh Sejati (KTS).

Komunitas ini hadir sebagai ruang alternatif untuk kembali menghidupkan nilai-nilai sosial yang selama ini mulai pudar.

Dipimpin oleh Abdul Hadi, KTS bermarkas di sebuah tempat sederhana namun penuh makna: Café D Laris.

Tempat ini bukan sekadar lokasi berkumpul, melainkan telah menjadi simbol dari sebuah gerakan sosial berbasis kebersamaan.

Dengan 43 anggota aktif, KTS secara konsisten membangun ruang silaturahmi, mempererat persahabatan, dan menanamkan nilai persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap malam Minggu, komunitas ini rutin menggelar kegiatan kebersamaan yang dikemas secara kreatif dan penuh kehangatan.

Baca Juga :  PSI Sumenep Pererat Soliditas Kader Lewat Silaturahmi Ramadan

Tak hanya kumpul biasa, acara ini diisi dengan berbagai kegiatan menarik mulai dari penggunaan kostum tematik, hiburan ringan, hingga jamuan makanan dan minuman gratis yang diperuntukkan bagi semua anggota maupun tamu yang hadir.

Lebih dari sekadar kegiatan hiburan, KTS memaknai setiap pertemuan sebagai momentum memperkuat ikatan sosial.

Setiap tawa, obrolan, dan pelukan persaudaraan yang terjadi dalam malam-malam kebersamaan itu menjadi semacam energi positif yang dirasakan oleh seluruh anggota.

Dalam wawancara dengan media pada Rabu (28/05/2025), Ketua KTS Abdul Hadi menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari rasa tanggung jawab moral terhadap lingkungan sosial.

“Kami melihat bahwa masyarakat kita membutuhkan ruang untuk kembali terhubung, tidak hanya secara fisik tetapi juga secara emosional. Di sinilah KTS hadir menjadi tempat untuk saling mendengar, mendukung, dan menguatkan satu sama lain,” tutur Abdul Hadi kepada media ini, Rabu (28/05/2025)

Menurut Abdul Hadi, KTS juga menjadi ruang inklusif yang terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang.

Baca Juga :  Kasat Sabhara Pimpin Pengamanan Aksi Unras Center Of Law Studios ke Diskop UKM dan Perindag Sumenep

Anggotanya berasal dari berbagai usia, profesi, dan bahkan keyakinan, tetapi disatukan oleh satu semangat: menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan saling peduli.

Selain kegiatan rutin malam Minggu, KTS juga sering terlibat dalam aksi sosial seperti pembagian sembako, kunjungan ke panti asuhan, serta dukungan terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.

Komunitas ini perlahan membangun kepercayaan masyarakat sebagai entitas sosial yang bukan hanya berbicara, tetapi juga bertindak nyata.

“Kami percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Dari berkumpul dan berbagi cerita, hingga berbagi makanan dan perhatian semua itu adalah bentuk cinta yang kami tumbuhkan bersama,” tambah Abdul Hadi.

Kini, Café D Laris tak hanya dikenal sebagai tempat nongkrong biasa, tetapi juga telah menjelma sebagai titik temu berbagai hati yang ingin saling menguatkan.

Baca Juga :  Naghfir’s Institute Award 2026 Soroti Kisah Nurul, Pemulung yang Bermimpi Anak Jadi Prajurit TNI

Suasana akrab dan persahabatan yang terasa di setiap malam Minggu membuat siapa pun yang hadir merasa menjadi bagian dari keluarga besar yang penuh kehangatan.

“Kami berharap semangat seperti ini bisa menular ke lingkungan lain, agar semakin banyak ruang positif tumbuh di tengah masyarakat,” pungkas Abdul Hadi. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru