Belajar dari Gempa, BMKG Ajak Warga Pulau Sapudi Bangun Budaya Siaga Bencana

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belajar dari Gempa, BMKG Ajak Warga Pulau Sapudi Bangun Budaya Siaga Bencana

Belajar dari Gempa, BMKG Ajak Warga Pulau Sapudi Bangun Budaya Siaga Bencana

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Trunojoyo Kalianget turun langsung ke Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait fenomena terjadinya gempa bumi di wilayah tersebut.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Gayam, Kamis (30/10/2025), dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan. Hadir pula Camat Gayam Robi Firmansyah Wijaya, Camat Nonggunong, unsur Forkopimka Gayam dan Nonggunong, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Gayam Robi Firmansyah Wijaya menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah BMKG yang turun langsung menemui masyarakat di wilayah kepulauan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas nama pemerintah Kecamatan Gayam, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada BMKG Sumenep beserta jajarannya yang telah datang langsung memberikan edukasi kepada masyarakat Pulau Sapudi,” ujar Robi Firmansyah Wijaya.

Ia menegaskan bahwa sosialisasi semacam ini sangat penting agar masyarakat memahami situasi dengan benar dan tidak mudah panik menghadapi fenomena alam seperti gempa bumi.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi bekal bagi warga, sehingga mereka tetap tenang, tidak mudah percaya isu liar, dan tahu apa yang harus dilakukan saat gempa terjadi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Trunojoyo Kalianget, Ari Widjajanto, menjelaskan bahwa aktivitas gempa di sekitar Pulau Sapudi merupakan bagian dari pergerakan sesar aktif dan dinamika tektonik di perairan utara dan selatan Madura.

“Gempa bumi adalah fenomena alam yang tidak bisa dihindari. Namun, kita semua bisa mengantisipasinya dengan kesiapsiagaan dan pemahaman mitigasi yang baik,” tegas Ari Widjajanto di hadapan peserta sosialisasi.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa BMKG secara intensif memantau aktivitas seismik di wilayah Sumenep dan kepulauannya. Berdasarkan hasil pengamatan, gempa yang terjadi di sekitar Sapudi tergolong gempa dangkal yang tidak berpotensi tsunami.

“Kami tegaskan kepada masyarakat, tidak ada potensi tsunami akibat gempa yang terjadi belakangan ini. Guncangannya memang terasa, tetapi energinya relatif kecil dan cepat mereda,” jelasnya.

Ari juga menekankan pentingnya penyebaran informasi yang benar agar masyarakat tidak terjebak pada berita palsu di media sosial.

“Kami berharap masyarakat selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG, bukan dari sumber yang tidak jelas. Ketika terjadi gempa, tetap waspada, lindungi diri, dan jangan panik,” pungkasnya.

Sosialisasi ini diisi dengan paparan ilmiah dan diskusi interaktif antara tim BMKG dan masyarakat. Warga terlihat antusias bertanya mengenai tanda-tanda gempa, sistem peringatan dini, hingga langkah penyelamatan diri yang aman.

Baca Juga :  Gelar Piramida, Kapolres Sumenep : Insan Media Miliki Peran Besar Dalam Jaga Kondusifitas Kamtibmas

Forkopimka Gayam dan Nonggunong menyambut positif kegiatan tersebut dan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan BMKG serta pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana di wilayah kepulauan.

Melalui kegiatan ini, BMKG berharap masyarakat Pulau Sapudi semakin memahami karakteristik alam di sekitarnya dan membangun budaya sadar bencana yang tangguh dan mandiri. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Bupati Ra Fauzi Lepas Perdana Test Market Produk Ke Luar Negeri

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU