Belajar dari Gempa, BMKG Ajak Warga Pulau Sapudi Bangun Budaya Siaga Bencana

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belajar dari Gempa, BMKG Ajak Warga Pulau Sapudi Bangun Budaya Siaga Bencana

Belajar dari Gempa, BMKG Ajak Warga Pulau Sapudi Bangun Budaya Siaga Bencana

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Trunojoyo Kalianget turun langsung ke Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait fenomena terjadinya gempa bumi di wilayah tersebut.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Gayam, Kamis (30/10/2025), dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan. Hadir pula Camat Gayam Robi Firmansyah Wijaya, Camat Nonggunong, unsur Forkopimka Gayam dan Nonggunong, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Gayam Robi Firmansyah Wijaya menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah BMKG yang turun langsung menemui masyarakat di wilayah kepulauan.

“Atas nama pemerintah Kecamatan Gayam, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada BMKG Sumenep beserta jajarannya yang telah datang langsung memberikan edukasi kepada masyarakat Pulau Sapudi,” ujar Robi Firmansyah Wijaya.

Ia menegaskan bahwa sosialisasi semacam ini sangat penting agar masyarakat memahami situasi dengan benar dan tidak mudah panik menghadapi fenomena alam seperti gempa bumi.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi bekal bagi warga, sehingga mereka tetap tenang, tidak mudah percaya isu liar, dan tahu apa yang harus dilakukan saat gempa terjadi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Trunojoyo Kalianget, Ari Widjajanto, menjelaskan bahwa aktivitas gempa di sekitar Pulau Sapudi merupakan bagian dari pergerakan sesar aktif dan dinamika tektonik di perairan utara dan selatan Madura.

“Gempa bumi adalah fenomena alam yang tidak bisa dihindari. Namun, kita semua bisa mengantisipasinya dengan kesiapsiagaan dan pemahaman mitigasi yang baik,” tegas Ari Widjajanto di hadapan peserta sosialisasi.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa BMKG secara intensif memantau aktivitas seismik di wilayah Sumenep dan kepulauannya. Berdasarkan hasil pengamatan, gempa yang terjadi di sekitar Sapudi tergolong gempa dangkal yang tidak berpotensi tsunami.

“Kami tegaskan kepada masyarakat, tidak ada potensi tsunami akibat gempa yang terjadi belakangan ini. Guncangannya memang terasa, tetapi energinya relatif kecil dan cepat mereda,” jelasnya.

Ari juga menekankan pentingnya penyebaran informasi yang benar agar masyarakat tidak terjebak pada berita palsu di media sosial.

“Kami berharap masyarakat selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG, bukan dari sumber yang tidak jelas. Ketika terjadi gempa, tetap waspada, lindungi diri, dan jangan panik,” pungkasnya.

Sosialisasi ini diisi dengan paparan ilmiah dan diskusi interaktif antara tim BMKG dan masyarakat. Warga terlihat antusias bertanya mengenai tanda-tanda gempa, sistem peringatan dini, hingga langkah penyelamatan diri yang aman.

Baca Juga :  Presiden Jokowi dan Raja Mswati III Saksikan Penandatanganan MoU Kerja Sama Ekonomi

Forkopimka Gayam dan Nonggunong menyambut positif kegiatan tersebut dan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan BMKG serta pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana di wilayah kepulauan.

Melalui kegiatan ini, BMKG berharap masyarakat Pulau Sapudi semakin memahami karakteristik alam di sekitarnya dan membangun budaya sadar bencana yang tangguh dan mandiri. (REDJAVA****)

Baca Juga :  KPU Sumenep Mulai Petakan TPS Pemilu 2024

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru