JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana berbeda menyelimuti Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sumenep, Rabu (26/3/2025). Ratusan bonsai dari berbagai jenis tersusun rapi, menghadirkan nuansa hijau yang menyejukkan di tengah tembok tinggi pemasyarakatan.
Bukan tanpa alasan, hari itu Rutan Sumenep menggelar Kontes Bonsai “Karutan Cup 2025”, sebuah inisiatif yang tak hanya bernilai seni, tetapi juga menjadi ajang pembinaan bagi warga binaan sekaligus pemberdayaan ekonomi lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiyono, hadir secara langsung dalam kegiatan ini.
Dalam kunjungan kerjanya, ia tak hanya menyaksikan keindahan karya para pecinta bonsai, tetapi juga mengapresiasi inovasi Rutan Sumenep dalam menghadirkan program pembinaan yang kreatif dan berdampak luas.
“Ini bukan sekadar lomba tanaman hias, tetapi lebih dari itu. Kontes bonsai ini membuktikan bahwa pembinaan di dalam rutan bisa berjalan dengan pendekatan yang lebih humanis, edukatif, dan bernilai ekonomi. Saya sangat mengapresiasi terobosan luar biasa ini,” ujar Kadiyono dalam sambutannya.
Kegiatan ini semakin istimewa dengan kehadiran sejumlah pejabat penting, mulai dari Forkopimda Sumenep, Kepala UPT Pemasyarakatan se-Korwil Madura, hingga Pengurus Persatuan Bonsai Indonesia (PBBI).
Mereka tidak sekadar menjadi saksi kreativitas warga binaan dan masyarakat, tetapi juga ikut menikmati suasana penuh seni yang jarang ditemukan di lingkungan pemasyarakatan.
Tak hanya menyoroti keindahan bonsai, kunjungan Kakanwil Ditjenpas Jatim juga diwarnai dengan aksi sosial yang menyentuh hati.

Kadiyono bersama jajaran Rutan Sumenep memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, serta membagikan takjil gratis kepada masyarakat yang melintas di sekitar rutan.
Selain itu, Kadiyono juga menyempatkan diri melakukan inspeksi ke dapur Rutan Sumenep, memastikan bahwa makanan sahur dan berbuka yang disajikan untuk warga binaan memenuhi standar gizi dan kebersihan yang telah ditetapkan.
“Saya ingin memastikan bahwa seluruh warga binaan mendapatkan makanan yang tidak hanya layak konsumsi, tetapi juga bergizi seimbang, terutama di bulan suci Ramadhan ini,” tegasnya.
Sementara itu, Karutan Sumenep, Ridwan Susilo, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan Kakanwil Ditjenpas Jatim beserta rombongan.
“Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam pembinaan warga binaan. Dukungan dari Kakanwil Ditjenpas Jatim sangat berarti bagi kami, terutama dalam memperkuat program-program pemasyarakatan yang lebih humanis dan berdampak positif,” ujar Ridwan Susilo dalam keterangan tertulis, Rabu (26/03/2025).
Sebagai penutup, Rutan Sumenep menyajikan pementasan seni budaya yang semakin memperkaya acara. Alunan musik ul-daul berpadu dengan tari tradisional, menciptakan suasana yang penuh kehangatan.
Kegiatan ini ditutup dengan buka puasa bersama, di mana Kadiyono, tamu undangan, serta warga binaan duduk berbaur dalam satu meja, menyantap hidangan berbuka dalam suasana kekeluargaan yang jarang terlihat di balik jeruji besi.

Dengan kesuksesan gelaran Karutan Cup 2025, Rutan Sumenep kembali membuktikan bahwa pemasyarakatan bukan sekadar hukuman, tetapi juga kesempatan untuk bertumbuh, berkarya, dan berdaya. (REDJAVA****)











