Kajari Sumenep Lantik Dua Pejabat Strategis, Nislianudin: Pidsus dan Pidum Bukan Ruang Nyaman

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Nislianudin, S.H., M.H., resmi melantik dua pejabat strategis di lingkungan Kejari Sumenep

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Nislianudin, S.H., M.H., resmi melantik dua pejabat strategis di lingkungan Kejari Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dinamika penegakan hukum di Kabupaten Sumenep memasuki babak baru. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Nislianudin, S.H., M.H., resmi melantik dua pejabat strategis di lingkungan Kejari Sumenep, Kamis (12/2/2026), dalam seremoni khidmat di Aula MA Rachman.

Dua posisi krusial itu adalah Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) dan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) bidang yang selama ini menjadi garda terdepan dalam sorotan publik.

Kasi Pidsus kini dijabat Muhammad Edriyadi Djufri, S.H., menggantikan Boby Ardirizka, S.H. yang mendapat tugas baru di Probolinggo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara jabatan Kasi Pidum diemban Vinsensius Tampubolon, S.H., menggantikan Hanis Aristya Hermawan, M.H. yang berpindah tugas ke Kalimantan.

Bagi Nislianudin, rotasi ini bukan sekadar formalitas birokrasi, melainkan bagian dari strategi memperkuat mesin institusi di tengah meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap penegakan hukum.

“Jabatan ini bukan sekadar posisi struktural. Ini adalah amanah besar. Terutama di Pidsus dan Pidum, yang setiap langkahnya selalu menjadi perhatian publik,” tegas Nislianudin.

Bidang Pidsus dikenal menangani perkara-perkara yang sensitif dan berdampak luas, mulai dari tindak pidana korupsi hingga kejahatan khusus lainnya.

Baca Juga :  Tim Wasev Kodam V/Brawijaya Tinjau Progres Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep

Sementara Pidum bersentuhan langsung dengan dinamika perkara pidana sehari-hari yang memerlukan ketelitian dan ketegasan.

Menurut Kajari, tantangan ke depan jauh lebih kompleks dibanding sebelumnya.

“Pidsus dan Pidum bukan ruang nyaman. Di sana ada tekanan, ada ekspektasi, ada pengawasan publik. Karena itu, saya minta pejabat yang baru dilantik bekerja cepat, terukur, dan penuh integritas,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pola kerja konvensional tidak lagi cukup. Kejaksaan harus bergerak adaptif dan responsif terhadap perubahan regulasi serta dinamika sosial masyarakat.

“Kita tidak boleh hanya bekerja administratif. Penegakan hukum harus terasa keadilannya. Masyarakat harus melihat dan merasakan bahwa hukum benar-benar ditegakkan,” jelas Nislianudin.

Dalam arahannya, Nislianudin secara khusus menyinggung pentingnya perubahan mindset di internal institusi.

Baca Juga :  Menggetarkan Hati! Alumni SMANSA 2010 Sumenep Gelar Buka Bersama 100 Anak Yatim

Pihaknya ingin seluruh jajaran meninggalkan pola kerja rutinitas yang stagnan dan beralih pada orientasi kinerja yang progresif.

“Saya ingin ada percepatan. Jangan menunggu. Jangan bekerja karena diperintah. Bekerjalah karena tanggung jawab moral sebagai aparat penegak hukum,” ungkapnya.

Ia juga mengakui bahwa beban kerja di Kejari Sumenep tidak ringan. Keterbatasan personel kerap menjadi tantangan tersendiri. Namun menurutnya, soliditas tim dan kepemimpinan yang kuat akan menjadi kunci.

“Kita mungkin terbatas secara jumlah, tetapi tidak boleh terbatas dalam semangat dan profesionalitas. Soliditas adalah kekuatan utama kita,” tutup Nislianudin.

Selain memberikan pesan tegas kepada pejabat yang baru dilantik, Nislianudin juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi selama bertugas di Sumenep.

Baca Juga :  Begini Kata Ketua Tim Cukir Relawan Militan Achmad Fauzi Pulau Kangean Saat Deklarasikan Dukungan Paslon FAHAM

Pergantian ini, kata dia, harus dimaknai sebagai bagian dari regenerasi dan penguatan organisasi.

Pelantikan tersebut menjadi simbol komitmen Kejari Sumenep untuk terus berbenah di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas publik terhadap aparat penegak hukum.

Dengan komposisi baru di lini Pidsus dan Pidum, Kejari Sumenep diharapkan mampu menjawab tantangan zaman bergerak lebih cepat, lebih tegas, dan tetap berpegang pada prinsip keadilan. (REDJAVA/$$$)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU