Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., dan melibatkan sekitar 200 personel gabungan lintas sektor, terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait. Langkah ini menegaskan komitmen negara dalam menjaga stabilitas keamanan, kelancaran mobilitas masyarakat, serta keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi daerah selama momentum akhir tahun.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., unsur Kodim 0827 Sumenep, BPBD, Satpol PP, KSOP IV Kalianget, Basarnas, Senkom, hingga jajaran pejabat utama Polres Sumenep dan para Kapolsek.
Pasukan apel berasal dari berbagai satuan, mulai dari Sat Samapta, Sat Lantas, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Satresnarkoba, hingga unit pendukung dari OPD dan organisasi kemasyarakatan. Kesiapan juga diperkuat dengan gelar kendaraan patroli roda dua dan roda empat yang akan digunakan selama operasi berlangsung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam amanatnya, Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K. menegaskan bahwa Apel Gelar Pasukan menjadi indikator kesiapan akhir aparat dalam menghadapi potensi lonjakan aktivitas masyarakat yang diprediksi meningkat signifikan selama periode Natal dan Tahun Baru.
“Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel, sarana, dan prasarana. Tujuannya memastikan seluruh rangkaian pengamanan Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Sumenep dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” kata AKBP Rivanda.
Ia menambahkan, berdasarkan analisis kepolisian, momentum Nataru 2025–2026 berpotensi meningkatkan arus mobilitas masyarakat, kepadatan lalu lintas, serta aktivitas di pusat keramaian dan destinasi wisata. Kondisi tersebut juga diiringi risiko cuaca ekstrem akibat puncak musim hujan yang dapat berdampak pada keselamatan publik.
Sebagai respons, Polri bersama seluruh stakeholder akan melaksanakan Operasi Lilin Semeru 2025 selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Fokus pengamanan diarahkan pada tempat ibadah, jalur transportasi, pusat perbelanjaan, objek wisata, serta antisipasi gangguan kamtibmas dan potensi bencana alam.
Kapolres menekankan bahwa strategi pengamanan tidak hanya bersifat preventif, tetapi juga mengedepankan pelayanan publik yang humanis, cepat, dan profesional.
“Kami menginstruksikan seluruh personel untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan pendekatan humanis dan respons cepat. Stabilitas keamanan adalah fondasi penting bagi kenyamanan masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi daerah selama akhir tahun,” tegasnya.
Mengakhiri amanatnya, AKBP Rivanda menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan atas soliditas dan kesiapan yang telah dibangun. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan integritas selama pelaksanaan tugas, serta menjadikan Operasi Lilin sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.
Apel Gelar Pasukan ditutup dengan pembacaan doa, penghormatan pasukan, dan pembubaran barisan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (REDJAVA****)









