Jelang Hari Raya, Harga Kelapa Melejit di Sumenep, Pedagang Merugi

- Redaksi

Senin, 24 Maret 2025 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang Kelapa di Pasar Anom Baru Sumenep

Pedagang Kelapa di Pasar Anom Baru Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah, harga kelapa di Kabupaten Sumenep mengalami lonjakan signifikan. Di Pasar Anom Baru, harga satu butir kelapa kini mencapai Rp 20 ribu, naik dari sebelumnya Rp 17 ribu.

Kondisi ini membuat pedagang kelapa mengalami penurunan omzet, sementara masyarakat mulai kesulitan mendapatkan kelapa yang menjadi bahan utama dalam berbagai hidangan Lebaran. Seorang pedagang di pasar tersebut, yang enggan disebutkan namanya, mengaku bahwa lonjakan harga kali ini sangat berdampak pada penjualannya.

“Biasanya saat Ramadan, penjualan meningkat tajam. Sehari bisa habis dua keranjang atau sekitar 100 butir kelapa. Sekarang, sekeranjang saja masih tersisa. Pembeli mulai berpikir ulang karena harganya sudah terlalu mahal,” ungkapnya kepada media ini, Senin (24/3/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, lonjakan harga ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan ekspor serta kebutuhan dalam negeri yang terus bertambah. Akibatnya, pasokan kelapa di pasaran semakin menipis, sementara harga terus naik.

Baca Juga :  Danramil 0827/19 Sapeken Ikuti Musdes Rancangan APBDes Saur Saebus

Bukan hanya pedagang yang merasakan dampaknya, warga juga mulai mencari alternatif pengganti kelapa. Padahal, santan dari kelapa merupakan bahan utama dalam banyak masakan khas Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan aneka kue tradisional.

Baca Juga :  Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Beri Apresiasi dan Dukungan Pelaksanaan Aksara 2024 Digelar Ponpes Nasyrul Ulum Aeng Dake

Kenaikan harga kelapa ini bahkan disebut-sebut telah mencapai 50 persen dibandingkan tahun lalu. Masyarakat pun khawatir kenaikan harga ini akan berimbas pada komoditas lain dan semakin membebani ekonomi rumah tangga.

Baca Juga :  Rutan Sumenep Fasilitasi Pemasrahan Wali Nikah Warga Binaan, Bukti Komitmen Penuhi Hak Keperdataan

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengendalikan harga dan menjamin ketersediaan kelapa di pasaran. Jika tidak, bukan tak mungkin harga akan terus meroket hingga menjelang Lebaran. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU