Intip Bekas Pemakaman Belanda di Sumenep, Jejak Sejarah Yang Terbengkalai

- Redaksi

Senin, 29 Januari 2024 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemakaman Belanda kuno di Sumenep, Jawa Timur

Pemakaman Belanda kuno di Sumenep, Jawa Timur

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di ujung timur Pulau Madura, tepatnya di Kabupaten Sumenep, Jawa timur, terdapat kompleks bekas pemakaman Belanda yang kini menyimpan jejak sejarah yang terbengkalai.

Lokasi yang dikenal Kerkhoof ini, berada di kawasan Kalianget, tidak jauh dari Benteng Kalimo’ok yang dahulu menjadi bagian penting dari pertahanan VOC.

Pada masa kejayaan industri di Kalianget, kompleks pemakaman Belanda ini menjadi saksi bisu kota modern pada zaman kolonial Belanda kala itu. Meski kini kondisinya rusak dan ditumbuhi semak belukar, dulu kompleks ini terlihat megah dengan ornamen bernilai arsitektur tinggi.

Namun, Keindahan tersebut perlahan sirna seiring kemerdekaan Indonesia dari Belanda. Marmer, patung, hingga nisan berharga mulai hilang satu per satu, menyisakan puing-puing sebagai saksi bisu zaman yang telah berlalu. Bahkan beberapa jenazah pun dibawa pulang oleh keluarganya ke Belanda untuk disemayamkan kembali.

Baca Juga :  Pemerintah Kecamatan Rubaru Gelar Karnaval Dilepas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo

Namun, ada dua makam yang masih dapat diidentifikasi di antara banyaknya yang terbengkalai yakni milik keluarga Landerman dan Dirk Van Duyne.

Sosok Dirk Van Duyne dikenal sebagai pendiri hotel pertama di Pulau Madura yakni Hotel Van Duyne. Sayangnya, tempat bersejarah ini sekarang tertutup semak belukar lebat, hampir tidak bisa diidentifikasi lagi.

Baca Juga :  Gercep Polsek Kangean Ringkus Pelaku Pemerkosaan Anak Dibawah Umur, Satu Buron

Kompleks pemakaman Belanda di Sumenep ini adalah warisan bersejarah yang seharusnya dijaga dan dilestarikan. Meskipun kini terbengkalai, kehadirannya menjadi pengingat akan masa lalu yang perlu dihargai dan dipelajari oleh generasi saat ini. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU