Ini Kesan Salah Satu Jamaah Haji Asal Sumenep Terkait Pelayanan Haji Pemerintah RI

- Redaksi

Senin, 1 Agustus 2022 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Hairul Anwar ST Ketua Kadin Sumenep

H. Hairul Anwar ST Ketua Kadin Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – H. Hairul Anwar, salah satu jemaah haji asal Kabupaten Sumenep mengapresiasi pelayanan ibadah haji tahun 2022 yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia di tanah suci.

Hairul menyebut pelayanan haji dari petugas haji Daerah Kerja (Daker) Mekkah dan Madinah tahun 2022 sangat luar biasa.

Ketua Kadin Sumenep itu menyampaikan apresiasi kepada Daker Haji Mekkah dan Madinah ketika ditemui sejumlah awak media saat baru turun dari Bus 6 yang membawa jemaah haji Kloter 21 dari Embarkasi Haji Surabaya ke Sumenep di GOR A. Yani.

“Untuk jemaah haji tahun ini, kan kebetulan saya ikut sendiri, memang pelayanan Pemerintah Indonesia Daker Mekkah dan Madinah di sana sangat luar biasa ya. Pelayanannya sangat bagus sekali,” kata Hairul Anwar, Senin, 1 Agustus 2022.

Dia mencontohkan pelayanan di bidang konsumsi. Untuk kebutuhan jemaah haji yang satu ini bukan hanya cukup, bahkan berlebih.

“Alhamdulillah untuk konsumsi dan lain-lain malah kita berlebih,” ujar Hairul.

Baca Juga :  Berikut Sambutan Sekdakab Sumenep Saat Pimpin Apel Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2024

Begitu pula pelayanan di Arafah dan Muzadlifah. Jika biasanya jemaaah haji harus membawa karpet dan lainnya, sekarang sudah disediakan oleh petugas haji di sana.

“Jadi alhamdillah untuk tahun ini, pengalaman teman-teman yang pernah naik haji kemarin bersama kita, ini adalah haji pelayanan terbaik yang pernah dilaksanakan oleh Pemerintah Republik Indonesia,” tegas Hairul.

Meski begitu, Ketua ASKAB PSSI Sumenep itu juga menyampaikan, ada evaluasi untuk pelayanan ibadah haji tahun 2022. Yaitu untuk jemaah haji yang berumur 60 tahun ke atas.

Baca Juga :  Ini Lima Jenis Obat Sirup Yang Ditarik Dari Peredaran Oleh BPOM

“Sebaiknya pemerintah mengadakan petugas khusus dan ditambah dengan tenaga kesehatan khusus, biar tidak membebani jemaah yang lain,” saran Hairul Anwar.

Formulanya, sambung Hairul, misalnya dengan menambah ongkos naik haji atau mengurangi waktu pelaksanaannya.

“Pelaksanaanya biasanya kan 42 hari, itu untuk yang 60 tahun ke atas bisa 20-25 hari insyaallah sudah cukup,” pungkasnya. (REDJAVA)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Pendekatan Humanis Kapolsek Bluto AKP Agus Sugiharto Tuai Apresiasi dari Bambang Hudhowi
FTBM Sumenep Resmi Dilantik, Gerakan Literasi Dibidik Makin Masif dan Berdampak
HUT Ke-81 RI, Kemenag Sumenep Ajak ASN Donor Darah: Setetes Darah Sejuta Harapan
Ansari Dorong MAN Sumenep Cetak Generasi Pemimpin, Singgung Kiprah Alumni Jadi Bupati
Pantauan Udara Basarnas Perkuat Dugaan KM Mutiara Sentosa II Tenggelam ke Dasar Laut
Breaking News: Lahan Terbakar di Bluto Sumenep, Petugas Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Gong Kemerdekaan Ditabuh, Rutan Sumenep Resmi Buka Pekan Olahraga dan Seni
Disdik Sumenep Tampil Perkasa, Pertahankan Gelar Juara I Tenis Meja HUT RI ke-81

BERITA TERKAIT

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Pendekatan Humanis Kapolsek Bluto AKP Agus Sugiharto Tuai Apresiasi dari Bambang Hudhowi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:16 WIB

FTBM Sumenep Resmi Dilantik, Gerakan Literasi Dibidik Makin Masif dan Berdampak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:40 WIB

HUT Ke-81 RI, Kemenag Sumenep Ajak ASN Donor Darah: Setetes Darah Sejuta Harapan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Ansari Dorong MAN Sumenep Cetak Generasi Pemimpin, Singgung Kiprah Alumni Jadi Bupati

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Pantauan Udara Basarnas Perkuat Dugaan KM Mutiara Sentosa II Tenggelam ke Dasar Laut

BERITA TERBARU