JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Sumenep bekerja sama dengan ICMI Organisasi Wilayah (Orwil) Jawa Timur sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pengelolaan Keuangan Keluarga pada Selasa (27/05/2025) kemarin.
Kegiatan ini turut melibatkan Universitas Wiraraja Sumenep dan diikuti oleh perwakilan ibu-ibu PKK dari 15 desa di wilayah Kecamatan Kota Sumenep.
Berlokasi di Graha Sumekar Universitas Wiraraja, acara berlangsung dengan penuh antusiasme.

Suasana terlihat hidup dan interaktif sejak awal hingga akhir acara, terutama karena pemaparan materi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari para peserta.
Narasumber utama dalam kegiatan ini, Dr. (c) Moh. Faisol seorang pakar akuntansi dan manajemen keluarga menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan rumah tangga tidak cukup hanya dengan kecermatan teknis, tetapi juga harus dilandasi nilai-nilai kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas.
“Tujuan utama dari manajemen keuangan keluarga bukan hanya pada soal untung dan rugi, tetapi lebih kepada terciptanya keharmonisan dan keberkahan dalam rumah tangga. Keuangan yang dikelola secara jujur dan bertanggung jawab akan melahirkan kedamaian dalam keluarga dan meminimalisir konflik,” ujar Faisol dalam penyampaian materinya.
Sementara itu, Ketua ICMI Orda Sumenep, Dr. Sjaifurrachman, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian ICMI kepada umat, khususnya dalam menguatkan fondasi ekonomi dan spiritual keluarga.
Menurutnya, peran ibu dalam rumah tangga sangat strategis, sebab di tangan mereka seringkali berada kendali atas pengelolaan penghasilan dan pengeluaran sehari-hari.
“Ibu-ibu memiliki peran kunci dalam menciptakan keluarga yang tidak hanya cukup secara materi, tetapi juga berkualitas secara spiritual. Karena itu, kami sengaja melibatkan perwakilan PKK sebagai peserta agar pelatihan ini dapat menyasar langsung pada lapisan masyarakat yang paling berpengaruh terhadap keuangan keluarga,” ujar Sjaifurrachman, Kamis (29/05/2025).
Pihaknya berharap, melalui kegiatan ini para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga terdorong untuk menerapkan prinsip-prinsip keuangan yang sehat dan berkah dalam kehidupan sehari-hari.
Bahkan, Rektor UNIJA Sumenep itu mendorong agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada diri sendiri, tetapi disebarluaskan kepada anggota masyarakat lainnya melalui kaderisasi dan kegiatan desa.
“Ke depan, ICMI akan terus berkomitmen menggelar program-program edukatif yang menyentuh langsung kebutuhan riil masyarakat, termasuk di bidang ekonomi keluarga. Karena membangun bangsa dimulai dari membangun keluarga. Dan keluarga yang berkah adalah fondasi utama bagi umat yang kuat,” pungkasnya. (REDJAVA****)














