JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Perayaan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia (RI) ke-80 di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep berlangsung meriah dan penuh makna. Tak hanya dirayakan dengan nuansa seremonial, institusi penegak hukum ini justru menegaskan wajah humanisnya dengan menggelar aksi donor darah, Rabu (27/8/2025), di kantor Kejari Sumenep.
Suasana hangat kebersamaan begitu terasa ketika jajaran pegawai Kejaksaan Negeri, bersama unsur Kodim 0827/Sumenep, Polres Sumenep, hingga Satpol PP Kabupaten Sumenep, secara sukarela menyumbangkan darahnya. Mereka hadir tidak sekadar sebagai tamu undangan, melainkan sebagai bagian dari semangat kemanusiaan yang digaungkan dalam tema besar tahun ini: “Transformasi Kejaksaan Menuju Indonesia Maju.”
Ketua pelaksana kegiatan sekaligus Kasi Pidum Kejari Sumenep, Hanis Aristya Hermawan, menegaskan bahwa donor darah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata pengabdian Kejaksaan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Donor darah ini adalah bagian dari semangat transformasi kami. Kami ingin menunjukkan bahwa Kejaksaan hadir bukan hanya dalam proses hukum, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hanis menekankan bahwa transformasi yang diusung Kejaksaan tidak hanya sebatas digitalisasi atau pembenahan internal. Lebih dari itu, perubahan mindset serta pendekatan humanis menjadi ruh utama yang terus didorong.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah di Sumenep. Ini bukan hanya tugas lembaga sosial, tetapi juga tanggung jawab moral dan sosial kami sebagai aparat penegak hukum,” jelasnya.
Tak berhenti pada aksi donor darah, Kejari Sumenep juga menyiapkan berbagai kegiatan lain, mulai dari lomba internal, seminar kebangsaan via Zoom, hingga bakti sosial yang menyasar masyarakat luas. Semua dirancang untuk memperkuat ikatan emosional Kejaksaan dengan publik, serta mempertegas citra institusi yang hadir lebih dekat dan humanis.
Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80 di Sumenep pun menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen Kejari dalam menghadirkan pelayanan hukum dan sosial yang sejalan dengan perkembangan zaman.
“Transformasi Kejaksaan itu bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal empati. Dengan kegiatan sosial seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa Kejaksaan bukan hanya institusi yang kuat dalam menegakkan hukum, tetapi juga lembaga yang peka terhadap kebutuhan kemanusiaan,” pungkasnya. (REDJAVA****)










