JAVANETWORK.CO.ID SUMENEP – Semangat peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Rumah Tahanan (Rutan) Sumenep dengan cara berbeda. Bukan sekadar upacara, melainkan dengan aksi nyata menanam 200 bibit pohon kelapa di lahan milik Rutan Sumenep, Selasa (26/8/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Rutan Sumenep Heri Sutriadi, bersama Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Pamekasan Ahmad Muttaqin, dan turut didampingi Kapolsek Kota Sumenep, Kasdim 0827 Sumenep, serta pejabat struktural Rutan Sumenep.
Suasana penuh kebersamaan terlihat saat seluruh peserta bahu-membahu menanam bibit kelapa. Tidak hanya sebagai simbol penghijauan, penanaman ini juga diharapkan menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan serta pemanfaatan lahan agar lebih produktif.
Karutan Sumenep, Heri Sutriadi, menegaskan bahwa penanaman pohon kelapa ini adalah wujud nyata semangat kemerdekaan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai cinta lingkungan sekaligus meninggalkan warisan hijau yang bermanfaat bagi generasi mendatang. Pohon kelapa memiliki nilai ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan alam, sehingga apa yang kami lakukan hari ini akan terasa manfaatnya di masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga pesan moral bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kontribusi nyata untuk masyarakat dan lingkungan.
“Kami berharap sinergi antarinstansi yang terbangun di sini menjadi teladan bersama, bahwa menjaga bumi adalah bagian dari menjaga kemerdekaan itu sendiri,” jelasnya
Kegiatan penanaman 200 pohon kelapa ini mendapat sambutan antusias dari seluruh peserta. Mereka percaya bahwa langkah kecil yang dilakukan hari ini akan membawa manfaat besar di kemudian hari, baik dari sisi lingkungan, sosial, maupun ekonomi.
“Kemerdekaan adalah tentang bagaimana kita bisa memberikan manfaat. Dan melalui penghijauan ini, kami ingin menegaskan bahwa menjaga alam adalah investasi terbaik bagi masa depan bangsa,” tutup Karutan Heri Sutriadi. (REDJAVA****)











