Harga Daging Sapi di Sumenep Meroket Jelang Lebaran, Warga Terpaksa Kurangi Belanja

Jumat, 21 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Daging Sapi di Sumenep Meroket Jelang Lebaran, Warga Terpaksa Kurangi Belanja

Harga Daging Sapi di Sumenep Meroket Jelang Lebaran, Warga Terpaksa Kurangi Belanja

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah, harga daging sapi di pasar tradisional Sumenep mengalami lonjakan signifikan.

Para pedagang menyebutkan, kenaikan harga ini dipicu oleh tingginya permintaan masyarakat yang bersiap menyambut Lebaran.

Pantauan di Pasar Anom, Kecamatan Kota Sumenep, Jumat (21/3/2025), harga daging sapi kualitas terbaik kini menyentuh Rp 140 ribu per kilogram, naik Rp 10 ribu dari harga sebelumnya yang masih bertahan di Rp 130 ribu per kilogram.

“Kenaikan ini sudah berlangsung sekitar seminggu terakhir. Setiap jelang Lebaran, harga memang naik karena permintaan tinggi,” ujar Rahema, salah satu pedagang daging sapi di pasar tersebut kepada media ini.

Meski harga melonjak, stok daging sapi di pasaran disebut masih mencukupi. Namun, dampak kenaikan harga ini mulai dirasakan oleh para pembeli, terutama masyarakat menengah ke bawah.

Baca Juga :  Ramadhan Berkah, Pemdes dan TP PKK Desa Pamolokan Tebar Kebaikan, Ratusan Takjil untuk Warga

Sulihaini, seorang ibu rumah tangga yang ditemui di lokasi, mengaku harus mengurangi jumlah pembelian karena harga yang semakin mahal.

“Biasanya beli sekilo, sekarang setengah kilo saja. Harganya makin mahal, jadi belanja harus dikurangi,” keluhnya.

Sulihaini juga berharap pemerintah turun tangan untuk menekan harga daging, misalnya dengan menggelar pasar murah khusus daging sapi.

Baca Juga :  Ponpes Al Amien Prenduan Jadi Mercusuar Ekonomi Syariah

Menurutnya, kebijakan semacam itu akan sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan menjelang Lebaran.

“Kalau ada subsidi atau operasi pasar, pasti sangat membantu. Harapannya, pemerintah bisa bertindak cepat agar harga tidak terus melambung,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru