Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, function 'squeaky_ligate' not found or invalid function name in /home/u1556420/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php on line 341
Haul Gus Dur dan PKP Loyalis PKB Jadi Panggung Konsolidasi Ideologis, KH. Imam Hasyim: PKB Anak Tunggal Rahim NU - Java Network

Haul Gus Dur dan PKP Loyalis PKB Jadi Panggung Konsolidasi Ideologis, KH. Imam Hasyim: PKB Anak Tunggal Rahim NU

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC PKB Sumenep KH Imam Hasyim SH MH

Ketua DPC PKB Sumenep KH Imam Hasyim SH MH

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar peringatan Haul Presiden ke-4 RI KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang dirangkai dengan Pendidikan Kader Pertama (PKP) Loyalis, Kamis (25/12/202), di Aula Gus Dur. Acara ini menjadi momentum strategis konsolidasi ideologis PKB yang dihadiri kader dari 27 kecamatan se-Kabupaten Sumenep.

Haul Gus Dur berlangsung khidmat dan sarat pesan kebangsaan. Sejumlah ulama kharismatik NU tampak hadir, di antaranya KH. Ahmad Sa’duddin (Mustasyar PCNU), KH. Abdullah Kholil (mantan Ketua PCNU), KH. Hafidzidi Syarbini (mantan Rais Syuriah PCNU), KH. Washil Hasyim (Rais Syuriah PCNU terpilih), serta KH. Widaji (Ketua PCNU terpilih).

Hadir pula budayawan dan sastrawan nasional KH. D. Zawawi Imron, serta KH. Hazmi Basyir, mantan Bendahara DPC PKB.

Rangkaian acara diawali dengan istighasah, dilanjutkan sambutan Ketua DPC PKB dan tausiyah kebangsaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang spiritual, tetapi juga panggung peneguhan arah perjuangan politik PKB ke depan.

Ketua DPC PKB Sumenep, KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., menegaskan bahwa peringatan Haul Gus Dur merupakan refleksi sejarah sekaligus penegasan identitas ideologis PKB sebagai partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama.

“Gus Dur telah dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional. Beliau adalah tokoh pluralisme dan pendiri PKB. Karena itu, tidak boleh ada keraguan: PKB adalah kepanjangan tangan politik warga NU. Diakui atau tidak, PKB adalah anak tunggal dari rahim NU,” tegas KH. Imam Hasyim.

Pengasuh Ponpes At-Taufiqiyah Bluto itu menambahkan, pelaksanaan PKP Loyalis menjadi instrumen penting untuk memastikan kader PKB tetap tegak lurus dalam satu garis perjuangan ideologis dan struktural.

“Dalam waktu dekat, PKP Loyalis akan kami laksanakan hingga tingkat PAC di seluruh kecamatan. Ini bagian dari konsolidasi total. Sudah saatnya PKB merebut kembali kejayaan, baik di eksekutif maupun legislatif, dengan ideologi yang jelas dan kokoh: Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH. D. Zawawi Imron mengingatkan agar PKB tidak pernah tercerabut dari akar sejarah dan nilai etik perjuangannya sebagai partai yang dilahirkan oleh NU.

“PKB tidak boleh berpisah dari orang tuanya. Perjuangan politik harus dijalankan dengan akhlaqul karimah, saling menghargai, tegak lurus, dan pantang mundur. Perbanyak dzikir dan perkuat silaturahim agar perjuangan tetap bernilai ibadah,” pesan KH. D. Zawawi Imron.

Melalui peringatan Haul Gus Dur dan PKP Loyalis ini, PKB menegaskan diri sebagai partai ideologis, bukan sekadar kendaraan elektoral. Sebuah gerakan politik yang berakar pada nilai keislaman Aswaja, menjunjung kemanusiaan, serta setia pada warisan pemikiran dan keteladanan Gus Dur (REDJAVA****)

Berita Terkait

Menanam Pohon, Menanam Politik Masa Depan: Fauzi Jadikan Ulang Tahun Megawati Momentum Etika Lingkungan
Sejumlah PJU dan Kapolsek di Polres Sumenep Berganti, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik
Angin Kencang Mengganas di Madura, BMKG Sumenep Minta Pelayaran Dihentikan: Bibit Siklon Ancam Sepekan ke Depan
Bagikan 125 Nasi Bungturat di Jalan Kota, Ketua KBS Sumenep Tekankan Makna Berbagi dan Solidaritas Sosial
Kepala Rutan Sumenep Jalin Sinergi dengan DPRD, Dorong Penguatan Pembinaan Warga Binaan
Polres Sumenep Gelar Peringatan Isra Mikraj 1447 H, Kapolres Tekankan Refleksi Moral Personel
Wabup Sumenep Sambut Konjen Australia, Diplomasi Budaya dan Wisata Go Internasional
Dramatis! Lima Awak Tongkang Nyaris Tenggelam Dievakuasi di Perairan Pulau Giliyang Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:51 WIB

Menanam Pohon, Menanam Politik Masa Depan: Fauzi Jadikan Ulang Tahun Megawati Momentum Etika Lingkungan

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:35 WIB

Sejumlah PJU dan Kapolsek di Polres Sumenep Berganti, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:21 WIB

Angin Kencang Mengganas di Madura, BMKG Sumenep Minta Pelayaran Dihentikan: Bibit Siklon Ancam Sepekan ke Depan

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:46 WIB

Bagikan 125 Nasi Bungturat di Jalan Kota, Ketua KBS Sumenep Tekankan Makna Berbagi dan Solidaritas Sosial

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:58 WIB

Kepala Rutan Sumenep Jalin Sinergi dengan DPRD, Dorong Penguatan Pembinaan Warga Binaan

Berita Terbaru