Harga Cabai di Sumenep Mulai Turun, Pasokan Meningkat Seiring Panen Petani Lokal

- Redaksi

Jumat, 7 Februari 2025 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UPT Pasar Diskop UKM Perindag Kabupaten Sumenep H..Ibnu Hajar dan Komoditas Cabai

Kepala UPT Pasar Diskop UKM Perindag Kabupaten Sumenep H..Ibnu Hajar dan Komoditas Cabai

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Setelah sempat melambung tinggi, harga cabai rawit di pasar tradisional Kabupaten Sumenep kini berangsur turun.

Jika sebelumnya harga sempat menyentuh Rp120 ribu per kilogram, kini cabai rawit bisa didapatkan dengan harga Rp65 ribu per kilogram.

Plt. Kepala UPT Pasar Diskop UKM Perindag Kabupaten Sumenep, H. Ibnu Hajar, mengonfirmasi bahwa tren penurunan harga ini terjadi secara bertahap dalam beberapa pekan terakhir.

“Harga cabai rawit memang sempat tinggi karena pasokan yang terbatas akibat cuaca buruk. Namun, sekarang petani mulai panen, sehingga stok kembali melimpah di pasar. Ini menjadi faktor utama yang mendorong penurunan harga,” ujar H. Ibnu Hajar, Kamis (7/2/2025).

Menurutnya, fluktuasi harga komoditas seperti cabai merupakan hal yang lumrah, terutama saat perubahan musim yang berpengaruh terhadap hasil panen. Namun, pihaknya terus memantau kondisi pasar agar stabilitas harga tetap terjaga.

“Kami terus berkoordinasi dengan para pedagang dan distributor untuk memastikan pasokan tetap lancar. Harapannya, harga bisa kembali ke kisaran normal, sekitar Rp25 ribu per kilogram,” tambahnya.

Sementara itu, para pedagang di Pasar Anom Baru Sumenep mengakui bahwa harga cabai mulai turun secara bertahap.

Baca Juga :  Penyalahgunaan BBM Subsidi di Sumenep Terkuak, Operator SPBU Diduga Terlibat

Mereka berharap tren ini terus berlanjut agar daya beli masyarakat tidak terdampak terlalu lama.

Dengan meningkatnya pasokan dari petani lokal, harga cabai di Sumenep diprediksi akan terus mengalami penyesuaian dalam beberapa waktu ke depan.

“Namun, saya mengimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam berbelanja, mengingat dinamika harga pangan yang bisa berubah sewaktu-waktu,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Jambore Kwarran Dasuk 2026 Digelar, 509 Pramuka Merajut Kebersamaan Menuju Indonesia Emas
BMPD Sumenep Kalah 3-2, Hairil Fajar: Kebersamaan Jadi Kemenangan Sesungguhnya
Poppy Popper Pecah di Bapenda Sumenep, Semarak HUT RI ke-81 Penuh Kebersamaan
HUT RI Ke-81, Pemkab Sumenep Berikan Insentif Fiskal 81 Persen Ringankan Piutang PBB-P2 Warga
HUT ke-14 IWO Sumenep: Pers Merdeka Menguat, Sinergi dengan Polisi Jadi Energi Baru Demokrasi
Ritme Laga Sengit Warnai Mini Soccer HUT RI, Forkopimda Sumenep Menang Dramatis 3-2
Sabu 0,12 Gram Terbongkar, Dua Pemuda Diamankan Satresnarkoba Polresta Sumenep
Perpusling Sumenep Bikin Suasana Sekolah Berubah, Buku dan Olahraga Jadi Magnet Siswa SDN Kebunan 1

BERITA TERKAIT

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Jambore Kwarran Dasuk 2026 Digelar, 509 Pramuka Merajut Kebersamaan Menuju Indonesia Emas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:50 WIB

BMPD Sumenep Kalah 3-2, Hairil Fajar: Kebersamaan Jadi Kemenangan Sesungguhnya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Poppy Popper Pecah di Bapenda Sumenep, Semarak HUT RI ke-81 Penuh Kebersamaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:59 WIB

HUT RI Ke-81, Pemkab Sumenep Berikan Insentif Fiskal 81 Persen Ringankan Piutang PBB-P2 Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:12 WIB

Ritme Laga Sengit Warnai Mini Soccer HUT RI, Forkopimda Sumenep Menang Dramatis 3-2

BERITA TERBARU