JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sebuah angin segar berembus bagi para penyandang disabilitas dan lansia kurang mampu di Kabupaten Sumenep, Madura.
Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep telah merampungkan pendataan calon penerima bantuan sosial (bansos) tunai, yang segera disalurkan dalam waktu dekat.
“Kami telah menyelesaikan proses verifikasi dengan sangat hati-hati agar bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan,” ucap Kepala Dinsos P3A Sumenep, Mustangin, Jumat (7/3/2025).
Program ini dirancang untuk memberikan perlindungan sosial bagi kelompok rentan, dengan pembagian yang cukup berimbang 50 persen dialokasikan untuk penyandang disabilitas dan 50 persen lainnya untuk lansia miskin.
Salah satu kebijakan unik dalam program ini adalah prioritas bagi lansia yang telah berusia 90 tahun ke atas.
Kelompok ini masuk dalam kategori Desil 1, yakni warga dengan tingkat kerentanan ekonomi paling tinggi.
Setiap penerima bantuan akan mendapatkan Rp1 juta, jumlah yang diharapkan bisa meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan dasar.
“Kami ingin memastikan mereka yang berada dalam kondisi paling rentan bisa merasakan manfaat dari program ini,” imbuh Mustangin.
Agar penyaluran bansos berjalan optimal, Dinsos P3A Sumenep menggandeng berbagai pihak, termasuk tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta pemerintah desa.
“Kami berkomitmen agar program ini tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga transparan dan akuntabel. Tidak boleh ada celah penyalahgunaan,” tegasnya.
Mustangin juga berharap agar program ini tidak hanya berhenti di tahun ini, tetapi bisa terus berlanjut dengan skala yang lebih luas.
“Kami ingin membawa perubahan nyata bagi kehidupan para penyandang disabilitas dan lansia di Sumenep,” pungkasnya.
Dengan program ini, pemerintah daerah menunjukkan kepedulian nyata terhadap warganya yang paling rentan.
Masyarakat pun berharap agar program bansos semacam ini terus ditingkatkan, sehingga lebih banyak warga kurang mampu dapat merasakan manfaatnya. (REDJAVA****)












