Hadir di Tengah Kesulitan, Dinsos P3A dan Baznas Sumenep Jenguk Almira, Serahkan Bantuan Rp10 Juta

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadinsos P3A Sumenep Dr. R. Rahman Riadi Bersama Ketua Ketua Baznas Akhmad Rahman Saat Menjenguk Balita Almira di RSUD Sumenep, Rabu (15/04/2026)

Kadinsos P3A Sumenep Dr. R. Rahman Riadi Bersama Ketua Ketua Baznas Akhmad Rahman Saat Menjenguk Balita Almira di RSUD Sumenep, Rabu (15/04/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep turun tangan langsung menangani kasus gizi buruk yang dialami Almira (15 bulan), balita asal Pulau Raas.

Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep, Dr. A. Rahman Riadi, SE, MM, didampingi Ketua BAZNAS Sumenep, Akhmad Rahman, SPDI, melakukan kunjungan dan menjenguk langsung kondisi Almira yang sedang menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep.

Dalam kesempatan tersebut, kedua lembaga ini secara simbolis menyerahkan bantuan sosial darurat senilai Rp10 juta sebagai wujud kepedulian dan dukungan bagi keluarga yang sedang tertimpa musibah.

Kisah pilu ini bermula saat Tim Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) Provinsi Jawa Timur melakukan bakti sosial di Kecamatan Raas pada 12 April 2026 lalu. Di sana, petugas menemukan kondisi Almira yang sangat memprihatinkan.

Baca Juga :  Polres Sumenep Serukan Transmigrasi Aman, Humanis dan Berkelanjutan di Momen Hari Bhakti Transmigrasi 2025

Balita asal Dusun Sonok, Desa Brakas ini hanya memiliki berat badan 4,4 kilogram dan panjang badan 58 sentimeter, jauh di bawah standar anak seusianya. Almira didiagnosis menderita gizi buruk berat disertai penyakit hernia umbilikalis.

Sejak usia empat bulan, kesehatan Almira terus menurun. Ia mengalami kesulitan makan dan menelan, sehingga asupan nutrisinya sangat kurang. Kondisi ini diperparah oleh musibah kebakaran yang melanda rumah keluarganya sehari setelah Lebaran, 22 Maret 2026 lalu, yang membuat keluarga nelayan ini harus menumpang di tempat kerabat dengan ekonomi yang semakin terbatas.

Awalnya, orang tua Almira, Fathorrahman dan Mamma Irma Yanti, sempat ragu membawa anaknya berobat karena keterbatasan biaya dan pemahaman yang terbatas mengenai penyakit tersebut. Namun, setelah dilakukan pendekatan dan edukasi oleh tim kesehatan, keluarga akhirnya bersedia membawa Almira mendapatkan penanganan medis serius.

Baca Juga :  Keunikan dan Kenekatan Orang Madura, Bupati Sumenep : Itu Menunjukkan Orang Madura Berani, Ulet dan Kebal

Kepala Dinsos P3A, Dr. A. Rahman Riadi, S.E.,M.M., menyatakan bahwa pemerintah hadir tidak hanya untuk memberikan bantuan sesaat, tetapi juga kepastian.

“Kami sangat prihatin melihat kondisi Almira. Gizi buruk yang dialaminya sudah cukup berat, ditambah adanya hernia yang harus segera ditangani. Belum lagi keluarga ini baru saja kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran,” ujar Rahman Riadi saat ditemui di RSUD, Senin (13/4).

Menurutnya, kehadiran pihaknya bersama Baznas adalah bukti nyata bahwa kepedulian negara harus benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kami pastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung penuh oleh BPJS. Sementara bantuan dana yang kami serahkan hari ini, untuk meringankan beban kebutuhan lain selama masa perawatan. Kami akan terus memantau perkembangan Almira sampai kondisinya membaik dan tumbuh kembangnya kembali normal,” tegasnya.

Baca Juga :  Malam Anugerah Inovasi Daerah 2024, Bupati Fauzi Inovasi Harus Berkelanjutan, Jangan Bersifat Temporer

Sementara itu, Ketua Baznas Sumenep, Akhmad Rahman, SPDI, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial untuk membantu saudara yang sedang dalam kesulitan.

“Semoga bantuan ini bisa menjadi amal jariyah dan meringankan beban orang tua Almira agar bisa fokus mendampingi penyembuhan anaknya,” ujar Akhmad Rahman menambahkan.

Saat ini, Almira sudah mendapatkan perawatan intensif sejak Senin malam, 13 April 2026. Harapan besar pun disematkan agar si kecil dapat segera pulih dan tumbuh sehat seperti anak-anak lainnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru