JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Wacana perubahan status Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep dari perguruan tinggi swasta (PTS) menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) semakin menguat.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, H. Zainal Arifin, secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tersebut, menandai babak baru dalam peta pendidikan tinggi di Madura.
Dukungan ini disampaikan langsung oleh Zainal saat menerima kunjungan perwakilan Unija, Wildan Rasaili, di gedung DPRD Sumenep pada Kamis (27/2/2025).
Menurutnya, Sumenep layak memiliki perguruan tinggi negeri sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia unggul.
“Kami di DPRD memberikan dukungan penuh agar Universitas Wiraraja bisa bertransformasi menjadi kampus negeri. Ini bukan hanya soal status, tetapi tentang masa depan pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Sumenep,” tegas Zainal.
Zainal menilai, kehadiran kampus negeri di Sumenep akan berdampak signifikan terhadap berbagai sektor, mulai dari peningkatan akses pendidikan, daya saing lulusan, hingga akselerasi pertumbuhan ekonomi lokal.
“Jika Unija menjadi PTN, akan lebih banyak mahasiswa dari berbagai daerah yang datang ke Sumenep. Ini tentu berimplikasi pada geliat ekonomi, dari sektor usaha kecil, transportasi, hingga industri kreatif,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti potensi peningkatan kualitas akademik dan daya saing mahasiswa. Dengan status negeri, Unija dapat memperoleh lebih banyak dukungan dari pemerintah, baik dalam aspek pendanaan, infrastruktur, maupun tenaga pengajar berkualitas.
Sementara itu, Wildan Rasaili dari Bagian Kemahasiswaan Unija menyatakan bahwa proses pengajuan perubahan status Unija telah melalui berbagai kajian mendalam.
“Kami terus melakukan persiapan agar proses ini berjalan lancar. Dengan adanya dukungan penuh dari DPRD, kami optimistis Universitas Wiraraja bisa segera menjadi kampus negeri pertama di Sumenep,” ujarnya.
Wildan menambahkan, status PTN akan membawa dampak luar biasa bagi masyarakat Sumenep, khususnya dalam menciptakan lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dengan biaya lebih terjangkau.
“Perguruan tinggi negeri di Sumenep bukan sekadar mimpi. Ini adalah kebutuhan nyata untuk membangun sumber daya manusia yang lebih kompetitif di tengah era digital,” tandasnya.
Dengan dukungan kuat dari DPRD Sumenep dan berbagai elemen masyarakat, proses perubahan status Unija menjadi PTN diharapkan mendapat perhatian serius dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). (REDJAVA****)











