JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana haru menyelimuti halaman SMAN 1 Sumenep ketika para guru dan tenaga kependidikan secara sukarela mengantarkan Kepala Sekolah mereka, Drs. Rafiudin, M.Pd, menuju tempat tugas barunya sebagai pimpinan di SMAN 1 Ambunten. Prosesi pengantaran berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan kedekatan emosional antara Rafiudin dan seluruh jajaran sekolah.
Rombongan guru dan staf tampak mendampingi hingga keberangkatan sang kepala sekolah, yang selama ini dikenal sebagai pemimpin rendah hati, penuh perhatian, dan jarang melepaskan senyuman di hadapan siapa pun. Mutasi tersebut membuat banyak guru merasa kehilangan sosok yang dianggap bukan sekadar pemimpin, tetapi juga pembimbing yang membangun suasana kerja penuh kenyamanan.

Hairul Rahman, S.Pd, salah satu tenaga pendidik SMAN 1 Sumenep, mengakui bahwa perpindahan Rafiudin meninggalkan rasa kosong di lingkungan sekolah. “Bapak Rafiudin itu bukan cuma kepala sekolah bagi kami. Beliau seperti seorang ayah yang selalu hadir memberi arahan tanpa membuat kami merasa ditekan,” ujar Hairul Rahman, S.Pd, kepada media ini, Rabu (03/12/2025).
Menurutnya, gaya kepemimpinan Rafiudin yang humanis membuat hubungan antarpegawai di SMAN 1 Sumenep terasa harmonis. “Beliau selalu mengedepankan pendekatan hati. Setiap masalah diselesaikan dengan dialog, bukan dengan suara tinggi. Itulah yang membuat kami sangat hormat,” kata Hairul Rahman, S.Pd, menambahkan.
Hairul Rahman, S.Pd, juga menyampaikan bahwa perpindahan tersebut tentu menjadi bagian dari tugas profesional, namun tidak bisa menghapus ikatan emosional yang telah terbentuk. “Kami memahami ini adalah amanah dari dinas. Tapi rasa kehilangan itu nyata. Beliau meninggalkan teladan dan jejak yang sulit kami lupakan,” tuturnya.

Selama masa kepemimpinannya, Rafiudin dinilai berhasil menciptakan budaya sekolah yang lebih disiplin, tertib, dan bersahabat. Banyak program pembinaan guru serta peningkatan kualitas siswa digerakkan secara aktif selama ia menjabat. Tidak sedikit guru yang merasa termotivasi karena pendekatannya yang merangkul dan memudahkan koordinasi.
Mewakili guru dan tenaga kependidikan, Hairul Rahman, S.Pd, berharap mutasi ini menjadi langkah awal bagi Rafiudin untuk membawa perubahan positif di tempat dinas barunya. “Kami doakan beliau selalu diberi kesehatan, dilancarkan segala urusannya, dan bisa terus menebar kebaikan di manapun beliau memimpin,” tutup Hairul Rahman, S.Pd.
Prosesi pengantaran ditutup dengan doa bersama serta ucapan selamat bertugas dari seluruh jajaran sekolah. Meski berat melepas, para guru meyakini bahwa semangat pengabdian Rafiudin akan tetap terjaga dan memberi manfaat bagi sekolah barunya di Ambunten. (REDJAVA****)












