GOW Sumenep Bangkitkan Spirit Kepemimpinan Perempuan dari Masa ke Masa

- Redaksi

Rabu, 29 Oktober 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan bertajuk “Gerakan Kepemimpinan Perempuan di Sumenep dari Masa ke Masa” yang berlangsung di Ruang Aula Kantor TP PKK Kabupaten Sumenep, Rabu (29/10/2025).

Acara ini menghadirkan Ketua DPD PPUMI ( Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia) Jawa Timur, Nyai Hj. Dewi Khalifah, S.H., M.M.Pd.I., sebagai narasumber utama.

Dalam paparannya, ia membangkitkan semangat dan kesadaran akan peran penting perempuan dalam sejarah dan masa depan kepemimpinan di Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan peserta yang terdiri dari anggota GOW dan aktivis perempuan, Nyai Dewi Khalifah menegaskan bahwa sejarah Sumenep mencatat peran besar perempuan sejak masa kerajaan.

Baca Juga :  SMAN 1 Sumenep Gelar Bakti Sosial Ramadhan: Eratkan Persaudaraan, Kuatkan Kepedulian

“Sejak abad ke-18, perempuan Sumenep sudah berperan aktif dalam kepemimpinan. Sosok Raden Ayu Tirtonegoro menjadi bukti bahwa perempuan mampu menata pemerintahan dengan kebijaksanaan dan keberanian,” kata Nyai Dewi Khalifah dalam pemaparannya.

Pihaknya menambahkan bahwa nilai-nilai kepemimpinan perempuan tidak terlepas dari akar budaya dan spiritual masyarakat Sumenep yang menghormati peran ibu dan perempuan dalam kehidupan sosial.

Lebih lanjut, Nyai Dewi menyoroti perjalanan panjang munculnya politisi perempuan Sumenep sejak dekade 1970-an hingga 2000-an, seperti Ny. Anisah (PPP), Ny. Endang Shaleh (Golkar), Ny. Honnaniyah (PKB), Ny. Zulfah (Gerindra), Ny. Ita (PAN), dirinya sendiri dari PKB, serta Ny. Nia Kurnia (PDIP).

“Kehadiran perempuan dalam politik bukan hanya untuk mengisi kuota. Mereka membawa nurani, empati, dan semangat perubahan agar kebijakan lebih menyentuh kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, politik yang diwarnai oleh sentuhan perempuan akan lebih berpihak pada pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga.

Baca Juga :  Ketua HIMPSI Sumenep Harapkan Sekolah Menjadi Tempat Menyembuhkan Luka, Bukan Menambah Trauma

Dalam sesi motivasi, Nyai Dewi menjelaskan bahwa perempuan memiliki karakter khas yang menjadi kekuatan moral dalam memimpin.

“Perempuan itu sabar, telaten, disiplin, jujur, dan teliti. Ia memimpin dengan hati, bukan dengan emosi. Dari rumah tangga, lahir kebijaksanaan untuk menata kehidupan masyarakat,” ungkapnya penuh keyakinan.

Mantan Wabup Sumenep itu menilai karakter tersebut menjadi fondasi kuat bagi perempuan Sumenep untuk terus berperan di bidang sosial, pendidikan, dan pemerintahan.

Dalam kesempatan yang sama, Nyai Dewi juga menyerukan agar GOW menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kebijakan publik yang berperspektif gender.

Baca Juga :  Porprov IX Jadi Titik Balik, Kadisbudparopar: Sumenep Harus Bangun Fondasi Prestasi Lebih Terstruktur

“Kita perlu memastikan anggaran yang berpihak pada perempuan, seperti peningkatan pendidikan, kesehatan ibu dan anak, serta pemberdayaan ekonomi perempuan. Ini bukan sekadar program, tetapi perjuangan untuk masa depan keluarga,” tutupnya.

Ia berharap GOW dapat terus memperkuat sinergi lintas organisasi perempuan di Sumenep agar lebih berperan aktif dalam pembangunan daerah.

Kegiatan GOW Sumenep ini menjadi ruang inspirasi yang mempertemukan berbagai elemen perempuan dari berbagai latar belakang.

Forum tersebut menjadi simbol kebangkitan semangat kepemimpinan perempuan Sumenep dari masa ke masa, dari keraton hingga kursi publik. (REDJAVA****)

 

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU