GOW Sumenep Bangkitkan Spirit Kepemimpinan Perempuan dari Masa ke Masa

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan bertajuk “Gerakan Kepemimpinan Perempuan di Sumenep dari Masa ke Masa” yang berlangsung di Ruang Aula Kantor TP PKK Kabupaten Sumenep, Rabu (29/10/2025).

Acara ini menghadirkan Ketua DPD PPUMI ( Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia) Jawa Timur, Nyai Hj. Dewi Khalifah, S.H., M.M.Pd.I., sebagai narasumber utama.

Dalam paparannya, ia membangkitkan semangat dan kesadaran akan peran penting perempuan dalam sejarah dan masa depan kepemimpinan di Kabupaten Sumenep.

Di hadapan peserta yang terdiri dari anggota GOW dan aktivis perempuan, Nyai Dewi Khalifah menegaskan bahwa sejarah Sumenep mencatat peran besar perempuan sejak masa kerajaan.

“Sejak abad ke-18, perempuan Sumenep sudah berperan aktif dalam kepemimpinan. Sosok Raden Ayu Tirtonegoro menjadi bukti bahwa perempuan mampu menata pemerintahan dengan kebijaksanaan dan keberanian,” kata Nyai Dewi Khalifah dalam pemaparannya.

Pihaknya menambahkan bahwa nilai-nilai kepemimpinan perempuan tidak terlepas dari akar budaya dan spiritual masyarakat Sumenep yang menghormati peran ibu dan perempuan dalam kehidupan sosial.

Baca Juga :  Liga Perkutut Sumenep 3 : Ajang Bergengsi Pecinta Perkutut, Hadiah Cincin Emas Menanti!

Lebih lanjut, Nyai Dewi menyoroti perjalanan panjang munculnya politisi perempuan Sumenep sejak dekade 1970-an hingga 2000-an, seperti Ny. Anisah (PPP), Ny. Endang Shaleh (Golkar), Ny. Honnaniyah (PKB), Ny. Zulfah (Gerindra), Ny. Ita (PAN), dirinya sendiri dari PKB, serta Ny. Nia Kurnia (PDIP).

“Kehadiran perempuan dalam politik bukan hanya untuk mengisi kuota. Mereka membawa nurani, empati, dan semangat perubahan agar kebijakan lebih menyentuh kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, politik yang diwarnai oleh sentuhan perempuan akan lebih berpihak pada pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga.

Baca Juga :  Cabup Achmad Fauzi Wongsojudo Senam Bareng Ratusan Emak-Emak

Dalam sesi motivasi, Nyai Dewi menjelaskan bahwa perempuan memiliki karakter khas yang menjadi kekuatan moral dalam memimpin.

“Perempuan itu sabar, telaten, disiplin, jujur, dan teliti. Ia memimpin dengan hati, bukan dengan emosi. Dari rumah tangga, lahir kebijaksanaan untuk menata kehidupan masyarakat,” ungkapnya penuh keyakinan.

Mantan Wabup Sumenep itu menilai karakter tersebut menjadi fondasi kuat bagi perempuan Sumenep untuk terus berperan di bidang sosial, pendidikan, dan pemerintahan.

Dalam kesempatan yang sama, Nyai Dewi juga menyerukan agar GOW menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kebijakan publik yang berperspektif gender.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 0827/10 Ambunten Bantu Petani Panen Cabe

“Kita perlu memastikan anggaran yang berpihak pada perempuan, seperti peningkatan pendidikan, kesehatan ibu dan anak, serta pemberdayaan ekonomi perempuan. Ini bukan sekadar program, tetapi perjuangan untuk masa depan keluarga,” tutupnya.

Ia berharap GOW dapat terus memperkuat sinergi lintas organisasi perempuan di Sumenep agar lebih berperan aktif dalam pembangunan daerah.

Kegiatan GOW Sumenep ini menjadi ruang inspirasi yang mempertemukan berbagai elemen perempuan dari berbagai latar belakang.

Forum tersebut menjadi simbol kebangkitan semangat kepemimpinan perempuan Sumenep dari masa ke masa, dari keraton hingga kursi publik. (REDJAVA****)

 

Berita Terkait

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:02 WIB

Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79

Berita Terbaru