GERAKKAN PELAJAR NU UNTUK MELEK SEJARAH, DKAC CBP KPP PRAGAAN LUNCURKAN PROGRAM NAPAK TILAS

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DKAC CBP KPP Pragaan Gelar “Napak Tilas Sejarah Pragaan”, Angkat Identitas Lokal dan Ekonomi Pesisir

DKAC CBP KPP Pragaan Gelar “Napak Tilas Sejarah Pragaan”, Angkat Identitas Lokal dan Ekonomi Pesisir

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya membangkitkan kembali literasi sejarah lokal di kalangan pelajar mendapat dorongan baru setelah DKAC CBP KPP Pragaan resmi menggelar kegiatan “Napak Tilas Sejarah Pragaan” di Aula Lantai II Kantor MWCNU Pragaan, Kamis (4/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran PK, PR, serta Angkatan Ragasuta, dan turut dihadiri oleh jajaran PAC IPNU–IPPNU Pragaan.

Ketua PAC IPPNU Pragaan, Mila, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bernilai historis, tetapi juga strategis untuk memperkuat karakter pelajar di tengah dinamika zaman. “Kami sangat mengapresiasi program ini. Gerakan pelajar harus dibangun dengan tiga pilar: inovasi, kolaborasi, dan aksi,” ujarnya.

Ia menekankan, tanpa tiga prinsip tersebut, gerakan pelajar sulit menghadirkan perubahan nyata.

Kegiatan ini menghadirkan sejarawan lokal, R.B. Ja’far Shodiq Suryoprojo, yang memberikan gambaran evolusi Pragaan sejak awal abad ke-20. Dalam pemaparannya, ia mengungkapkan bahwa Pragaan memiliki akar sejarah yang kuat, terutama terkait sosok Pangeran Raga. “Nama Pragaan memiliki keterhubungan langsung dengan Pangeran Raga, tokoh penting yang menjadikan wilayah ini bagian dari jaringan perdagangan pesisir,” tuturnya.

Pragaan, menurut R.B. Ja’far, pernah menjadi simpul perdagangan strategis yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir Madura. Dinamika ini kemudian memicu lahirnya desa-desa dengan karakter ekonomi yang saling berbeda namun saling menguatkan.

Baca Juga :  994 Calon Jemaah Haji Sumenep Antusias Ikuti Hari Kedua Manasik Haji Massal

Lebih jauh, ia menyoroti bahwa beberapa desa di Pragaan memiliki warna ekonomi yang unik. “Desa seperti Prenduan, Pakamban, Sentol, dan Aeng Panas menunjukkan karakter ekonomi berbeda, bahkan Prenduan sudah dikenal sebagai kawasan kosmopolit sejak awal 1800-an,” jelasnya.

Keberagaman karakter desa ini dinilai menjadi fondasi penting bagi kemampuan adaptif masyarakat Pragaan yang bertahan dari masa ke masa, termasuk saat gelombang modernisasi mulai memasuki Madura bagian selatan.

Dalam penjelasannya, R.B. Ja’far juga menyinggung periode 1960–1970-an yang dianggap sebagai salah satu fase pertumbuhan ekonomi paling progresif di Pragaan. Pada masa itu, juragan-juragan tembakau memiliki peran signifikan dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. “Periode 60–70-an ditandai bangkitnya juragan tembakau, yang dampaknya terlihat pada ekonomi lokal dan pendirian lembaga pendidikan, termasuk Pesantren Al-Amin Prenduan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Sumenep : HSN Bentuk Perhatian Pemerintah Terhadap Peran Kiai dan Santri Dalam Memperjuangkan Kemerdekaan RI

Melalui kegiatan ini, DKAC CBP KPP Pragaan berharap para pelajar tidak hanya mempelajari sejarah sebagai materi naratif, tetapi sebagai identitas yang membentuk cara berpikir mereka. Pengetahuan sejarah lokal diyakini dapat meningkatkan rasa percaya diri generasi muda, terutama dalam menghadapi tantangan global.

Penyelenggara menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus diberdayakan untuk memperkuat literasi sejarah dan meneguhkan posisi Pragaan sebagai wilayah dengan tradisi intelektual, ekonomi pesisir, dan jaringan sosial yang telah terbentuk sejak ratusan tahun lalu. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Paskibraka Sumenep 2026 Dikukuhkan, Bupati Fauzi Tekankan Integritas dan Nasionalisme
Renungan Suci di Tengah Malam, Kapolresta Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan
Kapolresta Sumenep Sambang AWDI, Sinergi Informasi dan Kamtibmas Jadi Bahasan
Tanam Tembakau atau Rugi? Ini Pesan Bupati Fauzi kepada Para Petani
Polresta Sumenep Raih Pelayanan Prima A, Bukti Nyata Komitmen Layani Masyarakat
Siswa MAN Sumenep Unjuk Gigi di Ajang Provinsi, Mini Drama Angkat Moderasi Beragama dan Budaya Lokal
Atlet Muda Sumenep Cetak Prestasi di Lamongan, Ketua PBSI: Semoga Jadi Semangat Atlet Lain
Rangkaian Mubes BEM-KM STAIM, Debat Kandidat Bongkar Strategi Membangun Organisasi Progresif

BERITA TERKAIT

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Paskibraka Sumenep 2026 Dikukuhkan, Bupati Fauzi Tekankan Integritas dan Nasionalisme

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Renungan Suci di Tengah Malam, Kapolresta Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Kapolresta Sumenep Sambang AWDI, Sinergi Informasi dan Kamtibmas Jadi Bahasan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Tanam Tembakau atau Rugi? Ini Pesan Bupati Fauzi kepada Para Petani

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Polresta Sumenep Raih Pelayanan Prima A, Bukti Nyata Komitmen Layani Masyarakat

BERITA TERBARU