JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemandangan berbeda terlihat di SDN Pakandangan Sangrah, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Deretan siswa dengan seragam batik hijau tampak serius menatap layar laptop, jemari mungil mereka lincah menekan tombol keyboard, seakan sudah terbiasa dengan dunia digital.
Suasana ruang kelas yang biasanya hanya diwarnai buku dan papan tulis, kini berganti dengan deretan perangkat teknologi. Anak-anak SD tersebut tengah mengikuti kegiatan pembelajaran berbasis digital, sebuah inovasi pendidikan yang menjadi bagian dari komitmen sekolah untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era teknologi informasi.
Kepala SDN Pakandangan Sangrah, Susilawati, S.Pd, menegaskan bahwa langkah ini diambil bukan hanya untuk mengenalkan teknologi, tetapi juga membentuk pola pikir kritis, kreatif, dan mandiri pada anak didik. “Kami ingin anak-anak terbiasa dengan teknologi sejak dini. Dengan begitu, mereka tidak hanya menjadi pengguna pasif, tetapi juga mampu beradaptasi, bahkan berinovasi di era digital ini,” ujarnya kepada media ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, pembelajaran berbasis laptop ini juga sejalan dengan kurikulum merdeka yang menekankan pada penguasaan kompetensi abad 21. “Melalui metode ini, anak-anak dilatih mencari informasi, menyusun laporan, hingga presentasi secara mandiri. Jadi bukan sekadar bermain gawai, tapi benar-benar diarahkan untuk tujuan pendidikan,” jelasnya.
Lebih jauh, Susilawati menyampaikan apresiasinya kepada para guru yang terus berinovasi dan para orang tua yang mendukung penuh program digitalisasi sekolah. Menurutnya, keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua. “Kami yakin, anak-anak ini akan tumbuh menjadi generasi cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan,” tutupnya. (REDJAVA****)









