JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi, SH, MH tidak akan pernah lelah untuk mengajak masyarakat Indonesia, khususnya warga Sumenep untuk menikmati destinasi wisata yang ada di Kabupaten ujung timur Pulau Madura.
Hal itu dikarenakan Kabupaten Sumenep banyak memiliki destinasi wisata yang siap menghibur dan memanjakan mata par pengunjung, baik itu wisata alam ataupun wisata religi.
Oleh sebab itu, Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi, SH, MH melakukan hal tersebut dalam upaya meningkatkan pergerakan wisatawan Nusantara dan mendukung program Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“BBWI adalah program mengaktivasi dan mendorong mobilitas wisatawan Nusantara dengan target Kemenparekraf, yakni 1,2 – 1,4 milliar perjalanan wisatawan Nusantara Tahun 2023. Baik penguatan promosi, peningkatan Destinasi ataupun peningkatan event,” kata Ketua DPC PDI-P Sumenep itu, Kamis (22/06/2023).
Tentu saja menurut orang nomer satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menyebut progam gerakan tersebut dapat mengaktivasi dan menumbuhkan sentra-sentra ekonomi kreatif pada destinasi wisata yang ada di Indonesia, khususnya Kabupaten Sumenep.
“Kabupaten Sumenep ini The Soul Of Madura, dengan wisata alam dan budaya yang dimilikinya sangat banyak. Mari berkunjung ke Sumenep. Kita nikmati dan lihat wisata yang ada di Kabupaten Sumenep,” ajak Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi, SH, MH.
Seperti halnya, Pulau Gili Yang merupakan pulau kecil yang memiliki kadar kandungan oksigen tertinggi kedua di dunia setelah Yordania, tentunya kelebihan itu jarang ada di tempat wisata lainnya di Indonesia. Jika pengunjung menginap disana satu malam, maka seseorang akan merasa lebih bugar yang dirasakan.
“Adapun Pulau Gili Labak memiliki panorama hamparan pasir putih dan air laut yang bening. Pulau ini lebih cocok untuk wisatawan yang ingin keindahan alam bawah laut seperti diving dan snorkeling,” terangnya.
Ketua Percasi Jatim terpilih ini juga mempunyai komitmen untuk terus melakukan terobosan-terobosan baru untuk meningkatkan sektor pariwisata yang diyakininya menjadi sumber pendapatan asli daerah dan tentunya bagi negara.
“Yang pasti sebagai sumber pendapatan untuk Pemerintah Daerah dan masyarakat melalui UMKM warga sekitar. Kita optimis kedepan bisa mengangkat parawisata Sumenep Madura untuk Indonesia,” pungkasnya.
Perlu diketahui Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi di sektor pariwisata pasca Covid-19 melanda Indonesia. (REDJAVA****)









