JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Nasib naas dirasakan dua warga negara Finlandia, Hanna Maria Niemi (71) dan Veikko Lauri (68). Pasalnya mesin kapal yacht Canace miliknya mengalami kerusakan mesin di perairan pulau Bawean hingga terdampar di Pelabuhan Kalianget, Sumenep Madura Jawa Timur (29/01/2023).
Sebelumnya kedua pasangan suami-isteri Veikko Lauri dan Hanna Maria berusaha membentangkan layar kapal agar mencapai daratan di wilayah perairan Sumenep. Namun usahanya gagal karena minimnya hembusan angin sehingga petugas kemudian berhasil menemukan keduanya dan segera dilakukan pengawalan untuk bersandar ke Pelabuhan Kalianget Sumenep.
Keesokan hari tepatnya pada hari Senin (30/01/2023) sekitar 13.25 Wib, Kapal layar Yacht Canace beserta kedua awak kapal sudah bersandar di pelabuhan Kalianget Sumenep Madura dalam keadaan selamat dan kondisi sehat.
Mendengar berita terdamparnya Kapal Layar Yacht Canace berbendara Finlandia di pelabuhan Kalianget, Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi melakukan gerak cepat dengan mendatangi dan memberikan bantuan kepada keduanya.
Bupati Sumenep memberikan bantuan kepada kedua warga negara Finlandia itu selama berada di Kabupaten Sumenep berupa pelayanan akomodasi, tranportasi hingga konsumsi.
“Selama mereka menunggu perbaikan kapalnya, agar dibantu semua keperluan baik tempat istirahat, tranportasi mengurus ijin ke kantor imigrasi ke Kabupaten Pamekasan dan pembelian sparepart kapal ke Surabaya,” kata Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi, Selasa (31/02/2023).
Setelah beberapa hari dalam perbaikan, kini kapal layar Yacht Canace milik pasangan suami-isteri Veikko Lauri dan Hanna Maria telah selesai diperbaiki. Mereka dapat melanjutkan pelayaran kembali.
“Terimakasih Pak Fauzi, Kami sangat terbantu dengan kebaikan Bapak Bupati dan masyarakat Sumenep,” tutur Hanna Maria, Senin (06/02/2023).
Menurutnya selama sepekan berada di Kabupaten Sumenep, Ia bersama suaminya merasa terbantu dengan apa dilakukan Bupati Sumenep, dirinya memuji keramahan dan kebaikan masyarakat Sumenep.
“Kami sepekan ada di Kabupaten Sumenep. Kami sudah tidak memiliki apapun. Namun kebaikan Pak Fauzi dan keramahan masyarakat Sumenep sangat membantu kami selama berada disini. Terimakasih Pak Fauzi dan Sumenep,” tutup Hanna Maria. (REDJAVA****)












