JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Pondok Pesantren NasyruL Ulum Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, kembali menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada penguatan spiritual dan akademik, tetapi juga mampu mencetak santri berprestasi di bidang olahraga. Dua santri terbaik pesantren ini berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Pencak Silat Pagar Nusa se-Kabupaten Sumenep Tahun 2025.
Prestasi gemilang itu diraih oleh:
– Mohammad Alfarezy Saputra – Santri SMK NasyruL Ulum
Juara 3 Kelas F Dewasa Putra
– Zaid Imam Laksamana Akbar – Santri SMP NasyruL Ulum
Juara 2 Kelas H Pra Remaja Putra

Keduanya tampil memukau di arena pertandingan, memperlihatkan teknik bela diri yang solid, semangat tanding yang tinggi, serta sikap disiplin khas santri. Dalam kejuaraan yang diikuti ratusan atlet pencak silat dari berbagai kecamatan di Sumenep ini, Zaid dan Rezy mampu menembus babak final dan semifinal dengan penuh perjuangan.
Wakil Pengasuh Pondok Pesantren NasyruL Ulum, Dr. Zamzami Sabiq, M.Psi., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan para santri ini bukan semata-mata karena kemampuan teknis, melainkan hasil dari pembinaan menyeluruh yang menekankan keseimbangan antara spiritualitas, mentalitas, dan keterampilan fisik.
“Alhamdulillah, santri kami kembali mengukir prestasi membanggakan. Ini buah dari kedisiplinan dan semangat juang para santri. Prestasi ini kami syukuri sebagai amanah untuk terus berbenah,” ujar Dr. Zamzami kepada media ini, Minggu (03/08/2025).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pencak Silat Pagar Nusa bukan sekadar cabang olahraga, tetapi juga bagian dari tradisi dan identitas Nahdlatul Ulama yang memadukan kekuatan fisik dengan keteguhan akhlak. Karena itu, keikutsertaan santri dalam kejuaraan semacam ini bukan hanya untuk meraih kemenangan, tetapi juga sebagai bentuk jihad kultural dalam melestarikan nilai-nilai luhur bangsa dan agama.

Prestasi ini diharapkan dapat memicu semangat seluruh santri untuk terus menggali potensi diri di berbagai bidang, baik akademik, seni, olahraga, maupun kepemimpinan. Pondok Pesantren NasyruL Ulum berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya generasi muda yang tangguh, berilmu, dan berdaya saing tinggi.
“Keberhasilan Rezy dan Zaid menjadi bukti bahwa pesantren hari ini adalah pusat pembinaan generasi masa depan bukan hanya tempat mengaji, tetapi juga kawah candradimuka bagi para pemimpin yang siap bersaing di era modern dengan tetap berpijak pada nilai-nilai Islam dan kebangsaan,” pungkasnya. (REDJAVA****)












