Drama Duka Berujung Airsoft Gun: Suami Minta Hakim Hukum Berat Adik Iparnya yang Hadang Ambulans Jenazah

- Redaksi

Rabu, 8 Januari 2025 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drama Duka Berujung Airsoft Gun : Suami Minta Hakim Hukum Berat Adik Iparnya yang Hadang Ambulans Jenazah

Drama Duka Berujung Airsoft Gun : Suami Minta Hakim Hukum Berat Adik Iparnya yang Hadang Ambulans Jenazah

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Duka mendalam yang dirasakan Moh. Imam (45), warga Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, berubah menjadi kemarahan tak terperi. Di saat dirinya tengah mempersiapkan pemakaman istrinya, Dewi Yuliastuti, ia justru dihadapkan pada aksi tak terduga yang dilakukan oleh adik iparnya sendiri, Tri Septiyo Nururrohim.

Insiden memilukan itu terjadi saat ambulans dari RSUD dr. Soetomo tiba di desa untuk mengantar jenazah almarhumah. Bukannya menyambut jenazah dengan penghormatan, Rohim bersama sekitar 10 orang lainnya malah menghadang ambulans, menggedor pintu mobil, dan menodongkan Airsoft Gun ke arah sopir. Dengan ancaman tegas, mereka memaksa agar jenazah tidak dibawa ke rumah suami almarhumah, melainkan ke kediaman Rohim.

“Kami minta kepada hakim agar menghukum dia seberat-beratnya. Perlakuannya itu tak hanya melukai hati kami, tapi juga merampas momen terakhir kami bersama almarhumah,” ujar Imam penuh emosi usai menjalani sidang kedua di Pengadilan Negeri Sumenep, Rabu (8/1/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Imam menjelaskan, sebelum kejadian, pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga almarhumah. Kesepakatan bersama telah dicapai: jenazah akan dimandikan di rumahnya, di Dusun Lisun, dan dimakamkan di tempat keluarga mertuanya. Namun, rencana itu hancur berantakan akibat aksi arogan yang dilakukan Rohim.

“Rohim menggedor pintu mobil sambil menodongkan Airsoft Gun ke sopir. Dia memaksa jenazah dibawa ke rumahnya, padahal itu bertentangan dengan kesepakatan. Saya tidak mengerti apa yang ada di pikirannya,” ujar Imam dengan nada getir.

Lebih lanjut, Imam menegaskan bahwa dirinya adalah suami sah almarhumah yang memiliki hak penuh atas jenazah istrinya. Namun, insiden ini membuatnya tak bisa memberikan penghormatan terakhir yang layak.

“Saya dan anak saya tidak bisa memandikan jenazah istri saya untuk terakhir kalinya. Itu luka yang tak akan pernah sembuh. Saya tidak akan pernah memaafkan dia,” tuturnya sambil berlinang air mata.

Peristiwa ini kini memasuki ranah hukum. Imam berharap Pengadilan Negeri Sumenep memberikan keadilan dengan menghukum terdakwa seberat-beratnya atas tindakan yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga norma kemanusiaan.

Baca Juga :  Ayoo...Mengenal Lebih Jauh Kabupaten dengan Sebutan The Soul Of Madura dari Sisi Sejarah dan Warisan Budaya

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa di tengah duka, komunikasi yang baik dan penghormatan terhadap kesepakatan sangatlah penting. Tindakan yang melanggar hukum, seperti penodongan Airsoft Gun, bukan hanya memperkeruh suasana, tetapi juga membawa konsekuensi hukum yang berat. Pengadilan kini diharapkan dapat menjadi penegak keadilan bagi pihak yang terluka. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Ra. Achmad Fauzi, Bupati Pertama Di Jawa Timur Yang Kendarai Mobil Listrik Sebagai Mobil Dinas

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Era Fintech Makin Pesat, Dr. Naghfir Ingatkan Pemuda Jangan Sekadar Jadi Pengguna
Diklat Paskibra Sumenep Makin Bermakna, Yonif TP 931/KJ Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan
Satlantas Polresta Sumenep Gandeng TVRI, Hadirkan Informasi Lalu Lintas Aktual untuk Masyarakat
Semarak Lomba Kemerdekaan Persit Yonif TP 931/KJ, Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Penuh Keceriaan
Kaki Palsu dan Kursi Roda Jadi Jalan Baru, Bakti TNI AD Bawa Harapan untuk Warga Sumenep
Tak Hanya Penegakan Hukum, Kapolsek Bluto Perkuat Silaturahmi dan Pembenahan Lingkungan di Desa Aengdake
FTBM Sumenep Resmi Dilantik, Gerakan Literasi Dibidik Makin Masif dan Berdampak
HUT Ke-81 RI, Kemenag Sumenep Ajak ASN Donor Darah: Setetes Darah Sejuta Harapan

BERITA TERKAIT

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:33 WIB

Era Fintech Makin Pesat, Dr. Naghfir Ingatkan Pemuda Jangan Sekadar Jadi Pengguna

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Diklat Paskibra Sumenep Makin Bermakna, Yonif TP 931/KJ Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Satlantas Polresta Sumenep Gandeng TVRI, Hadirkan Informasi Lalu Lintas Aktual untuk Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Semarak Lomba Kemerdekaan Persit Yonif TP 931/KJ, Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Penuh Keceriaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Kaki Palsu dan Kursi Roda Jadi Jalan Baru, Bakti TNI AD Bawa Harapan untuk Warga Sumenep

BERITA TERBARU