JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep akan menggelar Rapat Kerja (Raker) pada 10–12 Desember 2025 di Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Agenda strategis ini dirancang sebagai upaya memperkuat peran wartawan online dalam mendukung pengembangan UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Kabupaten Sumenep.
Raker tersebut mengusung tema “Sinergi IWO dan Pemerintah dalam Penguatan Branding UMKM, Wisata, dan Ekonomi Kreatif”. Tema ini dinilai relevan dengan kebutuhan daerah yang sedang mendorong promosi potensi lokal agar mampu bersaing di tengah arus digital dan informasi nasional.
Ketua DPD IWO Kabupaten Sumenep, Imam Mustain R, menegaskan bahwa Rapat Kerja ini tidak sekadar menjadi agenda organisasi, melainkan forum strategis untuk menyatukan visi wartawan online dalam mendukung pembangunan daerah berbasis informasi yang kredibel dan berimbang.
“Raker ini akan menjadi ruang konsolidasi dan pemetaan peran IWO Sumenep agar wartawan online tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berkontribusi aktif dalam memperkuat citra UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif Sumenep,” kata Imam Mustain R, Rabu (10/12/2025).
Menurut Imam, sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam membangun branding positif Sumenep di mata publik nasional, khususnya melalui pemberitaan digital yang beretika, profesional, dan berdampak.
“Kami ingin memastikan bahwa wartawan online yang tergabung dalam IWO Sumenep mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan pemberitaan yang mendorong kemajuan daerah, bukan sekadar mengejar kecepatan, tetapi juga kualitas,” tegasnya.
Rapat Kerja IWO Sumenep ini rencananya akan diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota, serta melibatkan diskusi internal, penyusunan program kerja, dan penguatan kapasitas jurnalistik. Hasil raker diharapkan melahirkan rekomendasi konkret yang dapat diimplementasikan dalam kerja-kerja jurnalistik ke depan.
“Dengan pelaksanaan Raker di Kota Batu. Kami IWO Sumenep optimistis mampu menghadirkan gagasan segar dan strategi baru agar potensi lokal Sumenep semakin dikenal luas, sejalan dengan tantangan dan dinamika media digital nasional,” pungkas Imam Kacong sapaan akrabnya. (REDJAVA****)












